Laporan Akhir Pansus LKPJ Soroti Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

- Jurnalis

Senin, 22 Mei 2023 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus LKPJ Gubernur, Sutomo Jabir. (Foto: infonusa.co/ARF/HO)

Ketua Pansus LKPJ Gubernur, Sutomo Jabir. (Foto: infonusa.co/ARF/HO)

Infonusa, Samarinda – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sutomo Jabir memaparkan beberapa catatan penting terkait rekomendasi yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Laporan akhir Pansus LKPJ tersebut disampaikan secara langsung dalam Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kaltim, yang digelar di Gedung Utama (B) Komplek Kantor DPRD Kaltim, Senin (22/5/2023).

Pria yang akrab disapa Jabir itu menjelaskan bahwa pihaknya dalam waktu yang diberikan yakni selama 30 hari telah menuntaskan proses evaluasi LKPJ Gubernur Kaltim terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim tahun 2022.

Lebih lanjut ia juga menjabatkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pansus mulai dari uji petik turun langsung ke lapangan hingga mengundang para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan untuk menilai capaian kinerja.

“Menurut aturan kita diberikan waktu 30 hari udah kita selesaikan karena sudah selesai masa kerjanya sehingga laporan dan rekomendasinya sudah kami bacakan,” kata Jabir, saat dijumpai awak media.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan, selama masa kerja Pansus ditemukan beberapa aspek penilaian yang perlu dibenahi oleh Pemprov Kaltim dalam realisasi APBD 2023 saat ini, salah satu yang paling mencolok adalah soal pertumbuhan ekonomi daerah, sebab angka indikatornya masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi misalnya di tahun 22 meskipun naik masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional, kita masih diangka 4, sedangkan nasional 5,” tutupnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Berita Terbaru