Laila Fatihah : Pelaku UMKM dapat Terlibat dalam Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laila Fatihah ( Anggota Komisi II DPRD Samarinda)

Laila Fatihah ( Anggota Komisi II DPRD Samarinda)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Laila Fatihah menyikapi terkait Pelaku Pelaku UMKM yang dapat terlibat dalam Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Dirinya mengatakan, kalau untuk hal itu yang jelas bagaimana di promosikannya , karena tidak semua pelaku UMKM itu terlibat, jadi perlu adanya perangkulan dari pihak pemerintah dan sektor sektor swasta yang terkait

“Jelas bagaimana itu di promosikan, karena tidak semua Pelaku UMKM terlibat, bagaimana pemerintah atau sektor sektor swasta ini bisa merangkul UMKM”, ucap Laila Fatihah, pada Selasa (27/02/2024).

Laila menyampaikan bahwa perlunya ada persaingan antar UMKM, dalam persaingan ini tidak hanya tentang bagaimana produk itu cepat laku tapi juga berbicara tentang persaingan satu menu yang berbeda kreatifitas, jadi tidak hanya stuck disitu situ saja.

Lebih lanjut, Laila menyatakan bahwa dalam memancing kreatifitas dari para UMKM ada bermacam macam caranya dan dari sini lah peran UMKM dapat terlibat dalam Ekonomi Kreatif (Ekraf).

“Jadi memancing kreatifitas ini bermacam macam bisa mengikut berbagai event event ,terlibat dalam program pemerintahan, dan inilah momen UMKM dapat bergabung dalam Ekonomi Kreatif (Ekraf)”, ujarnya

Akhir nya, Laila menegaskan bahwasannya Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini tidak hanya berbicara tentang kuliner saja, tapi bagaimana hasil hasil produk usaha para pelaku UMKM ini bisa terpromosikan dengan cara cara yang kreatif.

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB