Kurangnya Perguruan Tinggi Negeri di Kaltim, Damayanti: Perlunya Penambahan Kampus Negeri

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 03:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti

Anggota DPRD Kaltim, Damayanti

Indonusa.co, Samarinda – Persoalan yang terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim) terkait jumlah perguruan tinggi negeri nyatanya masih kurang. Hal tersebut mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Damayani.

Damayanti turut mengatakan hal tersebut juga terlihat di masyarakat Kota Balikpapan yang membutuhkan akses lebih luas ke pendidikan tinggi berkualitas.

Senagai informasi saat ini, hanya ada Universitas Mulawarman (Unmul) dan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Selain itu, ada pula sejumlah Politeknik yang tersebar di beberapa wilayah yang menjadi kampus negeri di Kaltim.

Baginya, keterbatasan ini menciptakan kesenjangan bagi masyarakat di kota-kota lain, seperti Kota Balikpapan, yang membutuhkan fasilitas pendidikan tinggi negeri lebih dekat dan mudah diakses.

“Jumlah perguruan tinggi negeri di Kaltim memang masih sangat terbatas, dan hal ini menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah,” ujar Damayanti.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, pemerataan fasilitas pendidikan tinggi negeri sangat diperlukan. Tujuannya, menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat lokal untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas.

Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Kaltim termasuk provinsi dengan angka partisipasi pendidikan tinggi yang relatif rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah terbatasnya pilihan kampus negeri, yang membuat banyak siswa terpaksa kuliah di luar Kaltim.

Kondisi ini menambah beban biaya, karena orang tua harus menyediakan biaya tambahan untuk kebutuhan hidup anak yang berkuliah di luar daerah. Damayanti berharap adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Pemerintah Pusat untuk menambah kampus negeri baru.

“Dalam jangka panjang, kita perlu mempertimbangkan penambahan kampus negeri di Kota Balikpapan atau kota lainnya di Kaltim. Ini akan membantu membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,” tandasnya.
(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru