Kurang Paham terkait Pembuatan NIB, Menjadi Faktor Program 10.000 Wirausaha Terkendala

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di masa jabatan Andi Harun dan Rusmasi Wongso yakni menciptakan 10.000 wirausaha baru bagi warga Kota Tepian.

Akan tetapi, dengan sisa masa kerja satu tahun ini program tersebut belum mencapai target. Hal tersebut mendapat tanggapan dari Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah.

Dirinya mengungkap, program prioritas tersebut hanya menjangkau sebagian kecil dari total pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Samarinda.

“Sebenarnya kalau kita lihat dari satu program ini hanya mencakup sekian persen dari seluruh pelaku UMKM yang sudah terdaftar dan memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) yang diakselerasi oleh Diskumi (Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian) Samarinda,” jelas Laila.

Laila menilai bahwa rendahnya pemahaman para pelaku usaha untuk membuat NIB menjadi salah satu kendala utama dalam mencapai target tersebut.

Terlebih lagi, pihaknya kerap kali menemukan pelaku usaha yang kesulitan mendaftar NIB karena terbentur dengan persyaratan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

“Banyak pelaku usaha yang tidak memahami bahwa penghasilan Rp 500 ribu tidak dikenakan pajak,” tuturnya.

Oleh karena itu, Politikus wanita tersebut mengusulkan kepadaOrganisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar sosialisasi dan edukasi kepada para pelaku usaha perlu lebih ditingkatkan.

“Karena jika kita ingin mencapai target, maka hal itu dulu yang harus dituntaskan,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Lanjutkan GEMA sebagai Bagian Pembinaan Karakter ASN

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:01 WIB

Foto: Kepala DPMD Kukar, Arianto.

Pemkab Kukar

DPMD Kukar Siapkan Aplikasi Bestari untuk Perkuat Basis Data RT

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:56 WIB