Kondisi Jalan Poros Kelay–Labanan Kian Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Mendesak

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Berau kembali menuai perhatian setelah ruas poros yang menghubungkan Kecamatan Kelay menuju Labanan dilaporkan mengalami kerusakan serius. Sejumlah titik pada jalur tersebut mengalami pergeseran badan jalan, longsoran, serta lubang besar yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut turut mendapat sorotan dari Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah. Ia menilai kerusakan pada jalur penghubung antara Berau, Kutai Timur, dan Samarinda itu sudah berada pada level darurat dan membutuhkan penanganan cepat.

Data yang diterima DPRD menunjukkan bahwa panjang ruas jalan dengan kerusakan berat mencapai lebih dari 140 kilometer. Selain itu, sekitar 21 kilometer lainnya tercatat mengalami kerusakan ringan.

“Pada malam hari tingkat risiko kecelakaan jauh lebih tinggi. Medan jalan yang naik turun ditambah banyaknya lubang besar membuat warga memilih bepergian pada siang hari demi menghindari potensi bahaya,” ujar Syarifatul.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan angkutan dan truk kerap harus bergantian melintas di titik-titik tertentu karena kondisi jalan yang menyempit dan tidak stabil. Situasi tersebut sering memicu kemacetan, terutama di lokasi yang mengalami kerusakan paling parah.

Menurut Syarifatul, keluhan warga yang ramai beredar di media sosial sejalan dengan kondisi lapangan yang memang memprihatinkan. Selain menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, ruas Kelay–Labanan juga berperan penting sebagai akses distribusi barang yang berpengaruh langsung terhadap pergerakan ekonomi di Berau.

Meskipun perbaikan jalan tersebut menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan tidak bersumber dari APBD Kaltim, DPRD tetap mengambil peran aktif untuk mendorong percepatan penanganan.

“Kami sudah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya. Dokumentasi berupa laporan dan video juga telah saya sampaikan kepada Gubernur serta pihak Balai Jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi III DPRD Kaltim juga telah melakukan pertemuan dengan BBPJN guna mendorong percepatan perbaikan, termasuk mengusulkan penambahan anggaran agar ruas jalan tersebut dapat segera ditangani secara prioritas. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru