Komisi IV DPRD Kaltim Ajak SMA/SMK di Kaltim Patuhi Edaran Larangan Perpisahan di Hotel

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Infonusa.co, Samarinda — Menindaklanjuti surat edaran dari pemerintah, terkait larangan pungutan biaya dan pelaksanaan acara perpisahan di luar lingkungan sekolah atau hotel, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Komisi IV mengajak seluruh SMA dan SMK untuk mematuhi ketentuan tersebut.

Sekretaris DPRD Kaltim, Darlis Pattolongi, menegaskan pentingnya mematuhi edaran yang ada. Dirinya mengajak seluruh kepala sekolah SMA dan SMK negeri di Kalimantan Timur untuk melaksanakan perpisahan di lingkungan sekolah dan menggunakan fasilitas yang ada.

Menurut Darlis, larangan ini dikeluarkan untuk mencegah terjadinya pungutan biaya yang dapat memberatkan orang tua siswa, mengingat kondisi ekonomi orang tua siswa yang tidak merata.

“Bagi orang tua yang mampu, mungkin tidak menjadi masalah. Namun bagi yang kurang mampu, ini bisa menjadi beban dan menimbulkan rasa serba salah, bahkan bisa menghambat siswa untuk ikut acara perpisahan,” ungkapnya.

Darlis juga menyampaikan bahwa edaran tersebut bertujuan menghindari ketimpangan sosial di sekolah serta mengedepankan efisiensi kegiatan. Dirinya menganggap perpisahan itu penting, tapi bukan tempat mewahnya yang utama. Yang terpenting adalah suasana khidmat dan adanya pembekalan bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Sebagai Ketua Komite di SMA Negeri 4 Samarinda, Darlis berbagi pengalaman tentang penerapan edaran tersebut di sekolahnya. Darlis menyebutkan bahwa pihak sekolah awalnya berencana mengadakan perpisahan di hotel, dan sudah membahas iuran bersama orang tua siswa. Namun, setelah edaran dari kementerian diterbitkan, mereka segera menggelar pertemuan ulang dan memutuskan untuk membatalkan acara di hotel serta mengembalikan seluruh dana yang sudah dikumpulkan, kecuali biaya yang sudah terlanjur digunakan seperti pembuatan medali dan pelatihan tari.

“Perpisahan tetap kami lanjutkan di sekolah. Kami tidak ingin mengecewakan anak-anak yang sudah mempersiapkan diri, seperti belajar menari dan memesan seragam perpisahan,” jelas Darlis.

Kendati demikian, untuk mengatasi pembiayaan tanpa membebani orang tua, Darlis mengajak seuruh alumni untuk turut berkontribusi mendukung dengan cara memberikan sumbangannya untuk acara tersebut.

“terkait biaya, saya mengajak alumni alumni untuk menyumbang, jadi tidak lagi ada iuran dari oang tua siswa,” tandasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru