Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda akan segera memanggil direksi PDAM Tirta Kencana guna membahas terkait persoalan air bersih yang dikeluhkan oleh masyarakat Samarinda. Kamaruddin sebagai anggota Komisi II DPRD Samarinda mengatakan bahwa air keruh usai pembersihan bak penampung merupakan sesuatu hal yang wajar.
Dirinya meminta kepada PDAM untuk bisa memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, terkait adanya kegiatan perawatan bak penampung air dan juga dampaknya ketika tidak dilakukannya perawatan.
“PDAM harus transparan dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak resah dan memahami situasi yang terjadi,” ucap Kamaruddin, pada Rabu (06/3/2024).
Kamaruddin melanjutkan, bahwa selain mengeluhkan air yang keruh masyarakat juga mengeluhkan terkait persoalan mati air yang kerap menjadi perbincangan warga Samarinda. Mengenai hal tersebut, Kamaruddin menyampaikan bahwa Komisi II DPRD Samarinda akan memanggil pihak PDAM untuk dapat mengklarifikasinya.
“Memang banyak laporan yang masuk terkait air mati dan keruh, kami akan segera memanggil PDAM untuk bisa meminta penjelasan terkait permasalahan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kamaruddin segera memastikan bahwa PDAM dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Samarinda dan dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan memahami situasi yang terjadi.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk bersabar dan memahami situasi yang terjadi. PDAM sedang berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









