Komisi II DPRD Kaltim Desak Optimalisasi Pengelolaan Hotel Atlet agar Tidak Jadi Beban APBD

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Sabaruddin Panracalle.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Sabaruddin Panracalle.

Infonusa.co, Samarinda – Hotel Atlet yang terletak di kawasan strategis Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Timur pada Senin (28/04/2025).

Aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim itu dinilai belum dimanfaatkan secara optimal dan justru berisiko membebani anggaran daerah jika tidak segera dikelola dengan lebih profesional.

Dalam rapat yang berlangsung di Gedung E Kantor DPRD Kaltim tersebut, hadir sejumlah perwakilan dari instansi terkait seperti Dispora, Biro Hukum, BPKAD, Biro Umum, Bapenda, dan Dinas PU Kaltim.

Fokus pembahasan mengerucut pada pentingnya memaksimalkan potensi ekonomi Hotel Atlet agar tidak terus menjadi aset tidur yang menyedot anggaran tanpa kontribusi nyata.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Baharuddin Panrecalle, menegaskan bahwa sudah saatnya seluruh aset daerah dikelola secara serius dan profesional. Ia mencontohkan potensi pendapatan besar dari Hotel Atlet jika dikelola dengan baik, bahkan bisa menyumbang pemasukan miliaran rupiah dalam setahun.

“Hotel Atlet ini punya potensi besar. Kalau dihitung dengan tarif sewa Rp 450 ribu per malam dikalikan 273 kamar, setahun bisa menghasilkan pendapatan miliaran,” ungkap Baharuddin.

Namun, ia juga mengakui masih banyak hal yang harus dibenahi, terutama dari sisi fasilitas agar hotel tersebut dapat memenuhi standar layanan setara hotel berbintang.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar pengelolaan hotel diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau lembaga profesional lainnya yang mampu mengelola aset secara optimal dan menghasilkan nilai ekonomi.

“Kita butuh pengelolaan yang tidak hanya administratif, tapi juga mampu mengubah aset ini menjadi sumber pendapatan, bukan beban APBD,” tegasnya mengakhiri pernyataan.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru