Kinerja Pertamina Timbulkan Tanda Tanya Besar, Sigit Desak Hadirkan Solusi Konkret

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Infonusa.co, Samarinda – Kota Balikpapan, yang selama ini dikenal sebagai “Kota Minyak,” mendadak lumpuh akibat krisis yang ironis, yakni kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Dalam beberapa waktu terakhir, pemandangan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU menjadi hal yang lumrah.

Dengan demikian, warga terpaksa menunggu berjam-jam demi mendapatkan BBM, barang vital yang semestinya mudah diakses di kota pengelola ratusan barel minyak setiap harinya.

Situasi ini memunculkan keresahan di berbagai lapisan masyarakat. Aktivitas harian terganggu, distribusi logistik tersendat, dan pelaku usaha merasakan dampak nyata dari stagnasi roda ekonomi lokal. Balikpapan, yang mestinya menjadi simbol kemakmuran energi, seolah kehilangan identitasnya di tengah kelumpuhan pasokan.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo, angkat bicara. Ia menilai krisis ini mencerminkan kelalaian serius dalam sistem distribusi dan meminta PT. Pertamina Patra Niaga untuk bertanggung jawab.

Sigit yang juga merupakan anggota dewan Dapil Balikpapan, mendesak agar solusi konkret segera disusun dan diterapkan, guna memastikan kejadian serupa tak kembali menghantui warga Balikpapan di masa mendatang.

“Iya artinya meminta pertamina untuk bertanggung jawab penuh terhadap kesalahan mereka ko bisa langkah,” terangnya saat di temui.

Sigit menegaskan, sebagai salah satu kota pengelola minyak terbesar di Indonesia, Balikpapan tak boleh lagi mengalami kelangkaan BBM seperti ini.

Dirinya mengingatkan pentingnya langkah serius agar pasokan bahan bakar di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, selalu terjaga dan tak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di masa depan.

“Kedepannya jangan sampai lagi terjadi Kelangkaan BBM di balikpapan secara umum di kalimantan timur,” pungkas Sigit. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru