Khawatir Generasi Muda Terdoktrin Judi Online, Sri Puji Astuti Ingatkan Orang Tua Harus Lebih Peka

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (foto: infonusa.co/Ho)

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (foto: infonusa.co/Ho)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti mengungkapkan kekhawatirannya terkait maraknya judi online yang semakin merajalela. Dalam pernyataannya, Puji menyoroti fakta bahwa praktik judi online telah merasuki kalangan anak-anak. Hal tersebut menciptakan keprihatinan mendalam, terutama karena sulitnya mencegahnya sebagai akibat dari penggunaan gadget yang sering kali tidak terpantau oleh orang tua.

Sri Puji Astuti juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman judi online ini. Ia menyatakan perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik bagi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang tanpa terpengaruh oleh praktik perjudian yang merugikan.

“Memang sulit juga untuk menahannya karena semua punya gadget yang bisa mengaksesnya,” ungkap Sri Puji Astuti , Jumat (13/10/2023).

Menurutnya Polresta Samarinda kini telah berupaya untuk menutup situs judi online. Namun, masalah itu terus bermunculan dengan cara yang kreatif.

“Kenapa bisa anak-anak ini?, karena anak-anak ini tidak terpantau oleh orang tuanya. Waktu-waktu senggangnya sering digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif,” ungkapnya.

Politikus Partai Demokrat itu juga menyatakan bahwa orang tua memiliki peranan penting dalam melakukan pencegahan kepada anak yang terlibat judi online.

“Dengan 10 ribu saja bisa diakses, maka mereka bisa bell,” ungkapnya.

Karenanya, ia mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka di rumah. Ia juga menghimbau kepada orang tua agar tidak menyepelekan permasalah ini.

“Jangan anak-anak dianggap biasa saja, di kamar anteng gitu ya ngapain, harus liat ada barang-barang hilang tidak di rumah,” tandasnya.

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru