Infonusa.co, Samarinda – Saat ini dalam menjalang Bulan Ramdahan tentunya akan ada banyak pasar ramadahan yang dibuka untuk masyarakat Kota Samarinda dan hal ini merupakan wisata bagi masyarakat dalam setiap Bulan Ramadhan, dimana akan dikumpulkannya para pedagang yang ada sehingga akan ada banyak jajajanan atau takjil yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarinda, Fuad menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melaksanakan pasar ramadhan di tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah agar tidak mengganggu pengguna jalan dalam beraktivitas.
“Sebenarnya pemerintah kota kan sudah ada menyiapkan, biasa di GOR itu akan dikumpulkan semua pedagang-pedagang, itukan hal bagus, disamping itu juga kerapian kemudian juga akan ada Parkir, kita sih juga berharap seperti itu krena kalau ini di biarkan tentu yang tergangu pasti para pengguna jalan” ucap Fuad Pada Rabu (7/3/2024).
Dirinya juga melihat perlu adanya ketertiban selama bulan ramdahan ini terkhusus dalam pasar ramdahan yang sembarang tempat dimana itu akan mengganggu pengguna jalan pastinya seperti di Jalan Jakarta.
“seperti di Jalan Jakarta itukan, itu mendekati ramdhan ini eksistensi angkutan itu tentu akan sangat ramai sekali, ya kita berharap dari pemerintah itu bisa ditertibkan dengan baik, khusunya di jalur-jalur utama”. Ujarnya
Fuad menyampaikan bahwa dalam hal ini telah adanya masukan kepada pemerintah kota agar jangan berjualan terlalu maju kedepan teruntuk jalur-jalur utama, karena tidak menutup kemungkinan akan terjadi gesekan antara masyarakat baik itu pengguna jalan maupaun masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Fuad menegaskan kepada pemerintah kota agar lebih memperhatikan lagi hal hal yang telah menjadi rutinitas masyarakat dalam setiap pelaksanaan bulan ramadhan. Dirinya juga memberi solusi kepada masyarakat ketika ingin menjalankan pasar ramadhan ini.
“Dalam bulan ramadhan,dimana mereka yg memiliki masjid-masjid yang besar itu bisa di manfaatkan, atau kiranya yg memiliki tempat tempat yang luas itu juga bisa di gunakan untuk pasar ramadhan” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









