Kesalahan pada Pemilu, Joha sebut Perlunya Evaluasi terhadap KPPS

- Jurnalis

Senin, 25 Maret 2024 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/infonusa.co)

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda –  Pemilihan Umum (Pemilu) telah selesai dilaksanakan, namun terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) Kota Samarinda.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Joha Fajal menyampaikan kejadian kesalahan KPPS tersebut hampir merata di Kota Samarinda. Sebab ada beberapa faktor, salah satunya faktor individu yang belum mengetahui terkait cara penghitungan suara.

“Kita anggap bahwa kejadian itu memang tidak tau cara mencatatnya, suara individu dengan suara partai itu masing-masing diberi satu yang bisa jadi dua,” jelas Joha, pada Senin (25/03/2034).

Lanjut, Joha menyampaikan kesalahan ini harus di evaluasi langsung oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) sehingga penyelenggara benar-benar paham terkait tugas yang dikerjakan.

“Kita anggap bahwa itu hanya pemahaman dari petugas KPPS yang tidak paham, itu yang harus kita evaluasi dengan KPU ,agar betul-betul yang berkaitan dengan pelatihan itu agar ditingkatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Joha mengungkapkan penyelengara yang sudah memiliki pengalaman tidak diragukan lagi namun penyelenggara yang baru akan menemukan permasalahan yang dapat merugikan individu atau partai.

Dalam hal ini Joha memberitahukan tekait DPRD itu bentuknya berupa pengawasan jadi kesalahan kesalahan yang terjadi di lapangan akan di sampaikan ke KPU untuk perbaikan.

“Jadi bukan mengambil tapi menjalankan sesuai tugas dan wewenang lembaga ini untuk melakukan pengawasan, ya kita memberikan masukan ke KPU,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru