Kerusakan Jalan Nasional di Muara Komam Kian Mengkhawatirkan, DPRD Kaltim Dorong Tindakan Darurat

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Infonusa.co, Samarinda – Aktivitas lalu lintas di jalur nasional Muara Komam, Kabupaten Paser, kini berjalan dalam kondisi tidak ideal. Penurunan badan jalan yang terjadi di kawasan RT 08 membuat pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas, terutama kendaraan besar yang menjadi tulang punggung distribusi logistik antarwilayah.

Jalan yang menghubungkan Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan itu dilaporkan mengalami kerusakan serius. Badan jalan yang amblas menyebabkan penyempitan lajur, memaksa kendaraan melaju perlahan dan bergantian. Warga setempat menyebut kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan terus memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menilai situasi tersebut sudah tidak bisa lagi dianggap sebagai kerusakan ringan. Menurutnya, kondisi jalan telah masuk kategori darurat dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah pusat.

“Ini bukan jalan biasa. Jalur Muara Komam memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antarprovinsi. Jika tidak segera ditangani, dampaknya akan meluas,” ungkap Reza.

Ia menekankan bahwa keterlambatan perbaikan bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berisiko menghambat arus barang dan jasa. Terlebih, dalam waktu dekat volume kendaraan diperkirakan meningkat seiring perayaan Natal dan Tahun Baru serta peringatan 5 Rajab.

Reza mengingatkan bahwa tanpa langkah cepat, potensi kemacetan panjang dan kecelakaan lalu lintas akan semakin besar. Oleh karena itu, Komisi III DPRD Kaltim mendorong Dinas PUPR Kaltim untuk segera menjalin koordinasi intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.

“Penanganan darurat harus segera dilakukan, bersamaan dengan perencanaan perbaikan permanen. Jangan hanya bersifat sementara,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kasus Muara Komam hanyalah salah satu contoh dari sejumlah ruas jalan nasional di Kaltim yang rentan mengalami kerusakan. DPRD Kaltim, kata dia, akan meminta pemetaan kondisi jalan nasional secara menyeluruh sebagai dasar pengawasan dan penentuan skala prioritas penanganan ke depan.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru