Kerja Sama Lintas Lembaga Jadi Penentu Tertibnya Jalan Umum dari Aktivitas Angkutan Tambang

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Foto: Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Infonusa.co, Samarinda – Masalah penggunaan jalan umum oleh kendaraan hauling milik perusahaan tambang kini memasuki fase penanganan yang lebih terarah.

Perhatian tak lagi tertuju pada satu institusi saja, melainkan menekankan pentingnya keterpaduan antara pemerintah daerah, DPRD, dan aparat hukum sebagai pendorong utama perubahan kebijakan di lapangan.

Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Salehuddin, menilai bahwa efektivitas upaya penertiban terhadap aktivitas hauling sangat dipengaruhi oleh seberapa kuat sinergi antarinstansi terbangun.

Dirinya menyampaikan apresiasi terhadap sikap tegas Gubernur Kaltim dalam menegakkan aturan daerah terkait larangan penggunaan jalan umum untuk hauling, serta peran aktif Kejaksaan Tinggi yang turut mengawasi implementasinya.

“Turunnya Pak Gubernur ke lapangan ditambah dukungan dari Kejati Kaltim adalah sinyal bahwa proses penegakan hukum sedang berlangsung secara kolektif,” ujar Salehuddin.

Dirinya menambahkan, koordinasi antar lembaga ini memberikan kekuatan legitimasi terhadap langkah-langkah teknis di lapangan. Terlebih, DPRD Kaltim melalui panitia khusus (pansus) telah menyerahkan rekomendasi resmi kepada pemerintah provinsi sebagai bentuk pengawasan politik.

“Banyak yang mengira kami pasif, padahal kami sudah lama mendorong langkah-langkah ini lewat pansus dan komunikasi dengan pihak eksekutif. Kini semua elemen bergerak bersama, inilah yang kami harapkan sejak awal,” jelasnya.

Meski sejumlah rekomendasi dari lembaga seperti KPK belum sepenuhnya dijalankan secara konkret, ia tetap optimis bahwa momentum saat ini adalah titik awal menuju perubahan yang lebih besar.

Salehuddin berharap kolaborasi lintas lembaga ini tidak hanya menjadi respons sesaat, tetapi terus berlanjut hingga mampu mendorong reformasi di sektor pertambangan.

“Persoalan ini tidak hanya soal jalan umum, tapi menyangkut wajah tata kelola tambang yang adil dan berpihak pada masyarakat,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru