Keluhan Pelayanan RSUD AWS Menguat, DPRD Kaltim Desak Perbaikan Sistem Layanan

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Infonusa.co, Samarinda – Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Syahranie (RSUD AWS) Samarinda kembali menjadi sorotan publik menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan. Kondisi tersebut dinilai DPRD Kaltim sebagai indikasi perlunya pembenahan serius, terutama dari sisi manajemen layanan pasien.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan bahwa aduan warga yang diterima tidak hanya terjadi pada satu titik pelayanan, melainkan hampir di seluruh alur layanan rumah sakit.

Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan di poli, pelayanan unit gawat darurat, hingga pengambilan obat di apotek, semuanya kerap dikeluhkan karena memakan waktu lama.

“Banyak pasien mengaku harus datang sangat pagi, bahkan sebelum subuh, namun tetap menunggu berjam-jam. Situasi seperti ini tentu sangat melelahkan, apalagi bagi pasien yang sedang sakit,” kata Andi Satya.

Ia juga menyoroti keterbatasan ruang rawat inap yang kerap membuat pasien harus menunggu lama untuk mendapatkan kamar perawatan. Selain itu, pelayanan apotek dinilai menjadi salah satu titik paling krusial karena waktu tunggu pengambilan obat bisa berlangsung hingga berjam-jam.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan bahwa tata kelola pelayanan RSUD AWS belum berjalan secara optimal, khususnya dalam pengaturan alur pasien dan distribusi obat.

Menanggapi persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Kaltim telah meminta manajemen RSUD AWS, termasuk pelaksana tugas direktur, untuk segera melakukan inovasi layanan. Salah satu upaya yang mulai dijalankan adalah pengiriman obat ke rumah pasien melalui layanan kurir bagi kasus non-darurat.

“Dengan sistem ini, pasien tidak perlu menunggu lama di rumah sakit. Setelah diperiksa, mereka bisa langsung pulang dan obat akan dikirimkan ke rumah,” jelasnya.

Andi Satya berharap, dengan hadirnya Dewan Pengawas RSUD AWS yang baru, langkah pembenahan dapat dilakukan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Fokus perbaikan diharapkan mencakup sistem antrean, kecepatan pelayanan, serta peningkatan kenyamanan dan responsivitas terhadap keluhan pasien.

DPRD Kaltim, kata dia, akan terus melakukan pengawasan agar perbaikan layanan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat

“Rumah sakit rujukan seperti RSUD AWS harus memberi pelayanan yang cepat, layak, dan manusiawi,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru