Kekerasan Semakin Meningkat di Samarinda, Subandi Dorong Pemkot Pikir Solusi Pencegahan

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi

Infonusa.co, Samarinda – Gelombang kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terus meningkat di Kota Tepian memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi, mendesak Pemerintah Kota Samarinda untuk segera mengambil langkah-langkah tegas guna memberikan efek jera kepada para pelaku.

Subandi menegaskan, tingginya angka kasus kekerasan tak bisa dibiarkan begitu saja. Ia mendorong agar Pemkot tidak hanya fokus pada upaya penanganan, tetapi juga memperkuat aspek pencegahan dan penegakan hukum, agar keadilan bagi korban dapat benar-benar ditegakkan dan kasus serupa tidak terus terulang.

“Kekerasan orang tua pada anak sangat memprihatinkan. Pemkot harus terlibat aktif dalam memberikan efek jera. Efek jera ini harus ada, sesuai dengan hukum yang berlaku,” paparnya.

Dirinya mengatakan bahwa walau pertumbuhan ekonomi Samarinda tinggi, peningkatan kesejahteraan belum sejalan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bahkan Samarinda tercatat sebagai kota dengan tingkat kekerasan tertinggi terhadap perempuan dan anak di Kaltim.

“Kita prihatin. Tingkat pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, tapi tidak berbanding lurus dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ungkap Subandi.

Lebih lanjut kata Subandi, untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Samarinda, perlu dilakukan penguatan pola pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi yang berkesinambungan dan masif, serta kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak terkait.

“Untuk itu, ini tugas kita bersama tokoh agama, orang tua, para pendidik, dan tentunya Pemkot sendiri. Mereka harus turun tangan melalui perangkatnya, seperti MUI, Kemenag, maupun lembaga lainnya yang dapat mengedukasi masyarakat secara langsung,” tandas Subandi. (San/Adv/DPRDKalim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru