Kebakaran Kerap Terjadi, Samri Anggap Perlunya Peremajaan Instalasi

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Bencana kebakaran yang terjadi di Kota Samarinda saat Bulan Ramadhan makin marak terjadi. Hal tersebut disinyalir karena adanya faktor korsleting yang terjadi pada instalasi listrik.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra. menjelaskan bahwa percikan api yang timbul akibat korsleting listrik itu terjadi karena kondisi instalasinya yang sudah tidak memadai.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena banyak rumah yang meningkatkan daya meteran listrik namun kabelnya tetap menggunakan yang lama. Sehingga ada perbedaan tegangan listrik antara meteran dan kabelnya.

“Kebanyakan sekarang itu kilometer dinaikkan tapi instalasi itu tidak diubah artinya kekuatan kabel itu berbeda dengan tegangannya,” ungkap Samri, pada (26/03/2024).

Samri menekankan agar Pemerintah Kota Samarinda dapat menghimbau masyarakat agar melakukan peremajaan instalasi listrik, guna mencegah bencana kebakaran yang terjadi.

“Jadi ini perlu pemerintah supaya melakukan himbauan ke masyarakat agar melakukan peremajaan,” harapnya.

Dirinya juga menekankan kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar memperhatikan instalasi listrik ketika menaikkan daya pada meteran listrik. Sehingga PLN tidak asal melakukan perubahan yang dapat menyebabkan kebakaran.

Samri menilai walaupun armada pemadam kebakaran saat ini sudah bertambah namun bukan berarti bencana kebakaran akan berkurang. Dirinya menyarankan jika ingin mengantisipasi bencana kebakaran harus dicegah dari akarnya.

“Pihak PLN juga ketika menaikkan tegangan itu harus juga perhatikan instalasinya walaupun sekarang kita armada pemadam itu sudah banyak, tidak kemudian membuat kebakaran berkurang,” pungkasnya.

Akhir Samri, dirinya harap setiap masyarakat juga harus sadar dan waspada terhadap peristiwa kebakaran yang dapat terjadi. Sebab banyaknya faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut mulai dari instalasi listrik sampai kelalaian dari masyarakatnya sendiri. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

 

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru