Kasus Kekerasan Siswa Jadi Alarm, DPRD Kaltim Tekankan Peran Aktif Guru dalam Pengawasan

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur kembali mengingatkan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Penegasan ini disampaikan menyusul kasus seorang siswa sekolah dasar di Samarinda yang mengalami patah kaki dan diduga berkaitan dengan tindakan perundungan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menilai insiden tersebut mencerminkan masih lemahnya pengawasan perilaku siswa di lingkungan sekolah. Menurutnya, tugas pendidik tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga mencakup pembinaan karakter dan pengendalian perilaku murid.

“Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tapi juga ruang pembentukan karakter. Itu sebabnya pengawasan guru sangat menentukan,” ujarnya.

Syahariah mengungkapkan masih ditemui praktik pembelajaran yang minim pendampingan. Dalam beberapa kasus, guru dinilai hanya menjalankan kewajiban formal tanpa benar-benar memantau dinamika siswa di kelas.

“Ada kecenderungan guru hanya memberikan tugas lalu kurang memperhatikan aktivitas murid. Padahal di situlah potensi masalah bisa muncul,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran guru secara aktif selama jam pelajaran merupakan kunci pencegahan konflik antar siswa, termasuk perundungan yang berpotensi menimbulkan dampak fisik maupun psikologis.

Untuk itu, Syahariah mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim agar memperkuat pembinaan tenaga pendidik. Langkah tersebut bisa dilakukan melalui pelatihan maupun bimbingan teknis yang menekankan kembali fungsi pengawasan dan tanggung jawab moral guru.

“Penguatan kapasitas guru penting agar kejadian serupa tidak terulang. Anak-anak harus merasa aman berada di sekolah,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak sekolah juga perlu meningkatkan sistem pengawasan internal agar proses belajar mengajar berjalan dalam suasana yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru