Kaltim Siap Hadapi Bonus Demografi, Andi Satya: Kesempatan atau Ancaman?

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menghadapi momen penting dalam sejarahnya dengan hadirnya bonus demografi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Andi Satya Adi Saputra menekankan, periode ini dapat menjadi peluang emas bagi pembangunan daerah, namun juga membawa tantangan besar yang perlu diatasi dengan bijak.

“Bonus demografi ini adalah kesempatan sekaligus ancaman. Jika tidak dikelola dengan bijak, dampaknya bisa memicu berbagai permasalahan sosial, mulai dari tingginya angka pengangguran hingga meningkatnya kriminalitas,” tegas Andi Satya.

Menurutnya, potensi besar bonus demografi di Kaltim dapat menggerakkan perekonomian daerah. Namun, tantangan utama adalah bagaimana menyediakan lapangan kerja yang cukup bagi populasi usia produktif yang terus meningkat.

Andi Satya menyoroti pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Tanpa persiapan ini, provinsi berisiko menghadapi masalah sosial yang lebih besar di masa depan.

“Kita harus mempersiapkan SDM yang berkualitas. Tanpa itu, kita akan kesulitan menghadapi masalah sosial yang lebih besar di masa depan,” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan, keberhasilan Kaltim dalam menghadapi bonus demografi sangat bergantung pada pemanfaatan potensi generasi muda. Menurutnya solusi utama untuk mengatasi tantangan tersebut adalah peningkatan kualitas SDM.

“Kualitas SDM akan menjadi kunci utama. Jika kita gagal menyiapkan SDM yang unggul, kita berisiko menghadapi masa depan yang penuh masalah sosial,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Andi Satya mendorong lahirnya kebijakan daerah yang mendukung pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pemuda. Ia percaya bahwa dengan regulasi yang tepat, generasi muda Kaltim dapat siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Pendidikan yang baik dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri harus menjadi prioritas. Itu yang akan membekali mereka untuk meraih peluang di pasar kerja,” ujarnya.

Di tengah tantangan yang ada, Andi Satya tetap optimis bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar untuk menjadikan bonus demografi ini sebagai kekuatan pendorong ekonomi daerah.

Dengan keragaman sumber daya alam dan kemajuan sektor industri, ditambah dengan SDM yang terampil, Andi yakin Kaltim dapat menghadapi masa depan yang cerah.

“Kalimantan Timur memiliki potensi besar. Harapan kita adalah memanfaatkannya sebaik mungkin agar bisa menjadi sumber kekuatan, bukan kelemahan,” tutupnya.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru