Kaltim Masuk Daftar Lima Besar IKP Rawan Pemilu 2024, DPRD Optimistis Pilkada Tetap Kondusif

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo

Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo

Infonusa.co, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sorotan setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menempatkan provinsi ini dalam lima besar daerah dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tinggi menjelang Pemilu 2024. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Kaltim selama ini dikenal sebagai wilayah yang relatif kondusif dalam setiap penyelenggaraan pemilu.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Sigit Wibowo, menjelaskan salah satu penyebab tingginya indeks kerawanan adalah terbatasnya jumlah pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2024.

“Hanya ada dua pasangan calon, sehingga persaingan akan lebih ketat. Kedua belah pihak pasti berupaya maksimal, dan ini berpotensi menimbulkan gesekan,” ujarnya.

Selain itu, keberagaman penduduk di Kaltim, yang terkenal heterogen, juga menjadi salah satu faktor yang diidentifikasi dalam IKP. Meski demikian, Sigit menekankan bahwa keberagaman ini seharusnya dianggap sebagai kekuatan, bukan kelemahan.

“Keberagaman kita selama ini terjaga dengan damai. Ini modal besar untuk memastikan pemilu mendatang tetap kondusif,” katanya.

Dalam IKP 2024, DKI Jakarta menduduki peringkat pertama sebagai provinsi paling rawan. Namun, Sigit menyebut, situasi di Jakarta berbeda karena jumlah calon kepala daerah yang lebih banyak, sehingga dinamika politiknya lebih kompleks.

“Di Jakarta, persaingan cenderung menyebar karena banyaknya kandidat. Sementara di Kaltim, dengan hanya dua pasangan calon, potensi konflik lebih terkonsentrasi,” jelasnya.

Meski demikian, Sigit optimistis Pilkada 2024 di Kaltim akan berlangsung aman. Dirinya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga persatuan.

“Keamanan dan kelancaran pemilu adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus berperan aktif,” tegasnya.

DPRD Kaltim juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif sosialisasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim dan Komisi II DPR RI untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Dengan target partisipasi sebesar 77,5 persen, upaya ini diharapkan dapat membalik tren rendahnya angka partisipasi pada pilkada sebelumnya.

“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci untuk mencegah potensi kerawanan. Dengan pemilu yang partisipatif, stabilitas dan keamanan dapat terjaga,” tutur Sigit.

Menutup pernyataannya, Sigit menyerukan semua pihak untuk menjaga Kaltim tetap damai dan kondusif. Sebab, Kaltim adalah rumah bersama. Maka dari itu, Sigit mengajak masyarakat jadikan momentum Pilkada 2024 sebagai momentum yang bermanfaat.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru