Infonusa.co, Samarinda – Jelang peringatan Hari Pendidikan Nasional, sektor pendidikan di Kota Samarinda masih menjadi perhatian khusus. Sebab, masih banyaknya hal – hal yang harus di benahi.
Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani bin Husein menyampaikan harapannya yang menginginkan tidak adanya batasan bagi anak-anak untuk menikmati dunia sekolah apapun permasalahan yang dia alami.
“Jangan sampai ada lagi anak Samarinda yang tidak sekolah apapun kendalanya, apapun permasalahannya anak Samarinda dari tempat yang paling ramai sampai tempat yang paling ujung Samarinda harus sekolah,” ucapnya.
Lanjut, Sani mengungkapkan kesejahteraan dan status guru juga harus diperhatikan, dirinya perihatin terhadap kondisi yang di alami guru saat ini karena ada yang mengabdi puluhan tahun namun tidak mendapatkan kenaikan pangkat.
“Kesejahteraan guru dan status guru ditingkatkan, pertama kesejahteraan guru negeri maupun swasta ya tingkatkan lah insentif nya, harusnya sama dengan Provinsi kan,” ungkap Sani
“Yang kedua status guru negeri yang honor, naikkan lah dia ke PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, red) tidak usah lagi tes-tes, itu guru honor 20 tahun jadi naikkan statusnya sebagai bentuk penghargaan,” sambungya.
Disisi lain, Sani merasa sekolah di Samarinda harus lebih diperhatikan lagi oleh Pemerintah. Menurutnya masih banyaknya sarana maupun prasana yang kurang memadai untuk menunjang pembelajaran.
“Semua fasilitas dilengkapi, masalah sekolah Internasional di Loa Bakung silahkan aja dibuat, yang penting semua sekolah yang ada ini rapi dulu,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









