Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan infrastruktur sangat dekat kaitannya dengan pembebasan lahan. Adanya rencana pembangunan pelabuhan penumpang di Palaran menjadi sorotan dari berbagai pihak.
Pasalnya, dilahan yang akan di bangun pelabuhan tersebut bersinggungan dengan beberapa lahan perusahaan di wilayah Palaran tersebut.
Melihat hal tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Jasno menyoroti terkait lahan di wilayah tersebut yang saat ini sudah ada sebagian telah di bebaskan oleh Pemerintah Kota sebelumnya. Namun dirinya tidak tahu pasti apakah lahan pelabuhan itu sudah termasuk.
“Kalau terkait dengan pembebasan lahan ini kita kurang tau, karena jamannya pak Ja’ang itu tanah itu sudah ada sebagian proses pembebasan nya, Cuman saya tak tau persis apakah itu jadi dibebasin atau tidak tanah yang di maksud itu,” jelasnya.
Jasno juga ungkap, pihaknya akan menanyakan pembebasan lahan dalam pembangunan pelabuhan tersebut dengan Dinas Perhubungan. Menurutnya pembebasan lahan tersebut hampir bersebrangan dengan salah satu perusahaan pengoperasian peti kemas.
“Ya nanti kita tanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan pembebasan itu terutama Dinas Perhubungan, tapi sepertinya sudah ada dulu. Tapi hampir bersebrangan dengan Pelabuhan Samudra Palaran (PSP, red) itu ya terkait dengan pembebasan ini ya,” ungkap Jasno.
Lanjut Jasno dirinya menyampaikan pihaknya belum mengetahui apakah lahan tersebut sudah bebas atau sempat tarik ulur sehingga lahan tersebut belum bebas dan akan menanyakan kejelasannya kepada Dinas terkait.
“Nanti kita perjelas apakah untuk pelabuhan itu dibebasi karena ini sudah lama di jaman Walikota sebelumnya wacana ini sudah di lontarkan,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









