Jahidin Minta Pemprov Kaltim Alihfungsikan Hotel Atlet Menjadi Asrama Mahasiswa

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin.

  1. Infonusa.co, Samarinda – Di tengah pembangunan yang kian di Provinsi Kalimantan Timur (Prov. Kaltim), menyimpan segenap kebingungan oleh masyarakat terkait fungsi dari gedung Bekas Hotel Atlet milik Pemrov Kaltim.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Jahidin, menyoroti bangunan tersebut. Dirinya menilai bangunan eks- Hotel Atlet lebih baik difungsikan sebagai asrama mahasiswa agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang.

Jahidin juga menilai perubahan fungsi bangunan tersebut dapat menjadi solusi yang konkret. Pasalnya, hotel atlet yang difungsikan sebagai asrama mahasiswa dapat menjangkau kebutuhan mahasiswa dari luar daerah. Selain itu, bangunan tersebut juga tidak akan berubah menjadi bangunan mangkrak.

“Jangan biarkan bangunan itu terus jadi bangkai aset. Kita bisa ubah jadi asrama mahasiswa, itu jauh lebih bermanfaat ketimbang dibiarkan kosong,” pintanya dengan tegas.

Menurutnya, banyak mahasiswa dari pelosok Kaltim datang ke Samarinda untuk menempuh pendidikan tinggi namun menghadapi keterbatasan biaya tempat tinggal. Oleh karena itu, pemanfaatan bangunan yang sudah ada dinilai lebih bijak dibanding membangun proyek baru.

“Ini bukan sekadar efisiensi anggaran, tapi juga keberpihakan terhadap kelompok muda yang sedang berjuang menempuh pendidikan. Mereka layak diberi dukungan,” ihwalnya.

Bagi Jahidin, pembangunan di Kaltim yang cenderung mengejar proyek-proyek megah tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan.

Jahidin mencontohkan beberapa proyek lain seperti Pondok Pesantren di Tenggarong dan Stadion Palaran yang saat ini dalam kondisi terbengkalai meski menelan anggaran besar.

“Semangat membangun besar, tapi minim perawatan. Ironisnya, yang dibangun malah tidak dipakai. Ini pemborosan yang harus dihentikan,” jelasnya.

Dirinya meminta Pemprov Kaltim mengevaluasi arah kebijakan pembangunan ke depan, dengan memberi perhatian pada pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada sebelum merancang proyek baru.

“Pemerintah harus realistis. Lebih baik fokus memperbaiki dan memfungsikan aset yang ada untuk kepentingan rakyat, terutama bidang pendidikan dan layanan dasar,” tukasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru