Jadi Pembicara Pada Diskusi Publik, Andriansyah Harap Pemahaman Regulasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota DPRD Samarinda, M. Andriansyah saat Menjadi Pembicara di Acara Diskusi Publik HMI.

Foto : Anggota DPRD Samarinda, M. Andriansyah saat Menjadi Pembicara di Acara Diskusi Publik HMI.

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, M. Andriansyah turut diundang sebagai pembicara dalam Diskusi Publik yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda.

Dalam diskusi tersebut juga hadir Walikota Samarinda, Andi harun, beserta Kepala DLH Samarinda, pengamat Hukum serta dosen pakar lingkungan hidup.

Diskusi publik tersebut mengangkat tema “Antara Regulasi dan Realita: Menakar Keseriusan Kota Samarinda dalam Pengelolaan Sampah”

Acara itu sebagai wadah guna mencari kejelasan terkait pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 18 Tahun 2022 tentang sanksi administratif bagi pelanggaran pengelolaan sampah.

Pada kesempatan tersebut, Andriansyah menunjukkan apresiasi dan rasa bangga dengan adanya diskusi publik dengan membahas regulasi terkait pengelolaan sampah di Kota Samarinda.

“Hebat ya malam ini HMI mengadakan diskusi publik temanya masalah penerapan sanksi administratif atau Perwali No. 18 Tahun 2022 di lapangannya, dan diskusi tadi sangat produktif melihat Pak Wali menjelaskan bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemkot saat ini melalui Dinas Lingkungan Hidup,” ucapnya usai acara.

Ardiansyah menilai kehadiran langsung Walikota dalam diskusi tersebut menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan aspirasi publik, khususnya menyangkut regulasi yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Dirinya menaruh harapan pada lembaga lembaga kepemudaan untuk membuat forum diskusi semacam ini, bahkan dengan mengangkat isu-isu lain yang relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kalau saya sendiri berharap diskusi publik semacam ini bisa diinisiasi oleh HMI untuk isu-isu lainnya, mungkin masalah parkir oleh Dishub atau yang lain, supaya masyarakat itu sering teredukasi dan informasi menjadi jelas sumbernya, tidak lagi bermain opini di media sosial,” timpalnya menjelaskan.

Diskusi publik tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana peran kelompok mahasiswa dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, dengan menyajikan ruang pertukaran gagasan yang objektif.

“Saya berharap dengan adanya ruang intelektual seperti ini dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kota kita jauh dari penyakit dan dapat menjadikan kota Samarinda kebih bersih dan sehat,” pungkasnya penuh harap. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru