Ismail Soroti Upah Guru Madrasah di Kota Samarinda yang Masih Dibawah UMR

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Rendahnya upah guru – guru Madrasah yang saat ini di bawah Upah Minimum Regional (UMR), jadi persoalan yang ada di Kota Samarinda saat ini.

Melihat hal tersebut, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Ismail Latisi, memberikan tanggapannya. Dirinya menegaskan pentingnya memberikan kesejahteraan yang layak bagi para pendidik, sebab mereka merupakan tonggak utama dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Dewan yang juga memiliki background guru tersebut tak hanya sembarang berbicara. Dirinya paham betul terkait perjuangan para guru untuk menghidupi keluarga dengan upah yang minim. Bukan merasa tidak bersyukur, tetapi Ismail merasa Pemerintah juga harus lebih perhatian terhadap kesejahteraan para guru.

“Saat saya dulu masih menjadi seorang guru, upah yang diterima bahkan tidak bisa dibandingkan dengan penghasilan pengelola kantin sekolah. Saya sering bercanda, bahwa yang kami miliki hanya keunggulan seragam saja,” ucap Ismail menjelaskan.

Lebih lanjut, untuk merealisasikan bantuan terhadap kesejahteraan guru, Ismail mengusulkan agar Baznas Samarinda ke depan dapat bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk berkontribusi pada perlindungan dan tambahan kesejahteraan guru.

“Kita bisa bantu guru-guru kita. Kemarin kami sudah diskusikan, apakah memungkinkan Baznas dan BPJS berkolaborasi untuk membantu mereka,” tambahnya.

Diakhir, Ismail berharap guru-guru madrasah bisa menerima penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain itu, hal tersebut juga sebagai tanda untuk memberikan rasa penghargaan atas jasa mereka dalam membangun masa depan bangsa. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru