Infonusa.co, Samarinda – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur mencapai 78,20. Berbanding terbalik dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang stagnan di angka 52,50.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani bin Husain mengatakan IPP berkaitan dengan IPM, jika IPM Samarinda lebih tinggi daripada Kabupaten/Kota lain seharusnya IPP nya juga tinggi karena nilai tersebut merupakan nilai rata-rata dari Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim).
“IPM Samarinda lebih tinggi dari seluruh Kota/Kabupaten, saya menduga IPP Samarinda lebih tinggi dari seluruh Kota/Kabupaten di Kaltim,” ujar Sani.
Bisa diketahui IPM Kota Samarinda mencapai angka 8 lebih tinggi dari setiap Kota/Kabupaten yang ada di Kalimantan Timur, bahkan angka tersebut hampir menyentuh 3 besar IPM tertinggi di Indonesia.
Lanjut Sani, jika IPP Kaltim rendah itu tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Menurutnya IPP Kaltim tidak boleh rendah karna banyak beasiswa yang di sediakan.
“Masalah IPP Kaltim rendah itu tanggung jawab Provinsi seharusnya ga boleh rendah karena beasiswa sudah banyak, uangnya sudah banyak cuma silvanya besar 2 triliun,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sani mengatakan efektivitas peningkatan IPP itu kewajiban Pemprov. Menurutnya, tidak ada kewenangannya dalam mengurus masalah tersebut.
“Saya pikir efektivitas pemerintah provinsi tapi saya ga bisa komentari karna bukan kewenangan saya gitu jawaban saya,” tutupnya. (Ikshan/ADV/DPRD Samarinda)









