IPP Kaltim Rendah, Sani duga IPP Samarinda Tinggi dari Faktor IPM

- Jurnalis

Sabtu, 30 Maret 2024 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein (Ikhsan/Infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur mencapai 78,20. Berbanding terbalik dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang stagnan di angka 52,50.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani bin Husain mengatakan IPP berkaitan dengan IPM, jika IPM Samarinda lebih tinggi daripada Kabupaten/Kota lain seharusnya IPP nya juga tinggi karena nilai tersebut merupakan nilai rata-rata dari Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim).

“IPM Samarinda lebih tinggi dari seluruh Kota/Kabupaten, saya menduga IPP Samarinda lebih tinggi dari seluruh Kota/Kabupaten di Kaltim,” ujar Sani.

Bisa diketahui IPM Kota Samarinda mencapai angka 8 lebih tinggi dari setiap Kota/Kabupaten yang ada di Kalimantan Timur, bahkan angka tersebut hampir menyentuh 3 besar IPM tertinggi di Indonesia.

Lanjut Sani, jika IPP Kaltim rendah itu tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Menurutnya IPP Kaltim tidak boleh rendah karna banyak beasiswa yang di sediakan.

“Masalah IPP Kaltim rendah itu tanggung jawab Provinsi seharusnya ga boleh rendah karena beasiswa sudah banyak, uangnya sudah banyak cuma silvanya besar 2 triliun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sani mengatakan efektivitas peningkatan IPP itu kewajiban Pemprov. Menurutnya, tidak ada kewenangannya dalam mengurus masalah tersebut.

“Saya pikir efektivitas pemerintah provinsi tapi saya ga bisa komentari karna bukan kewenangan saya gitu jawaban saya,” tutupnya. (Ikshan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru