Inginkan Pemerataan Dokter di Kaltim, Andi Satya Sarankan Perbaikan Fasilitas dan Jaminan Kesejahteraan

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra menyoroti permasalahan yang terjadi di Kaltim tentang jumlah Dokter.

Dirinya yang juga merupakan seorang doker, melihat jumlah Dokter yang dimiliki Kaltim masih jauh dari kata cukup untuk bisa mengoptimalkan pelayananya kepada masyarakat. Andi Satya memberberkan bahwa saat ini Kaltim memiliki sekitar 2.000  Dokter untuk bisa melayani 4 juta penduduk Kaltim.

Rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menetapkan idealnya satu dokter untuk setiap 1.000 penduduk. Dengan hal ini, Kaltim masih membutuhkan lebih banyak Dokter untuk mencukupi layanan kesehatan yang memadai.

“Populasi Kaltim yang mencapai 4 juta, provinsi ini seharusnya memiliki setidaknya 4.000 dokter untuk memenuhi standar layanan kesehatan yang memadai,” sebutnya.

“Artinya, kita masih kekurangan 50 persen dari standar WHO” lanjut Andi Satya.

Andi Satya membeberkan bahwa tidak terdistribusi dengan meratanya Dokter ke seluruh penjuru Kaltim menjadi salah satu masalah selain minimnya Dokter di Kaltim. Dari 2.000 dokter yang dimiliki Kaltim, sekitar 80 persen terfokus di kota kota besar yakni Samarinda, Balikpapan dan Bontang.

Lanjut, Andi Satya mencatat dari total tersebut, sekitar 800 dokter yang berstatus spesialis dan memilih menetap di kota-kota besar seperti Balikpapan dan Samarinda, dimana tempat fasilitas dan kesejahteraan lebih menjanjikan.

“Sulit mempersalahkan dokter yang enggan bertugas di daerah terpencil, di mana akses jalan sulit dan fasilitas rumah sakit masih jauh dari memadai,” tuturnya

Anggota Legislatif tersebut juga menyampaikan solusi permasalahan Dokter ini ada di tangan pemerintah. Kunci utama dalam meningkatkan minat mereka dengan melakukan investasi terhadap peningkatan infrastruktur kesehatan dan jaminan kesejahteraan bagi seorang dokter yang bertugas di pedalaman.

“Tugas pemerintah adalah memastikan bahwa fasilitas di daerah terpencil cukup memadai untuk mendorong para dokter mengambil peran di sana,” kuncinya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru