Husin Djufrie Serap Aspirasi Warga Pulau di Berau, Soroti Abrasi, Transportasi hingga Jaringan Telekomunikasi

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Husin Djufrie.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Husin Djufrie.

Infonusa.co, Samarinda – Agenda reses masa sidang II tahun 2025 kembali digelar anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Selama hampir sepekan, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Husin Djufrie, turun langsung ke sejumlah wilayah kepulauan di Kabupaten Berau untuk mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungannya ke Pulau Derawan dan Maratua, Husin menerima banyak aspirasi mendesak. Salah satunya adalah persoalan abrasi pantai yang kian mengancam kehidupan warga.

“Masalah terbesar saat ini adalah abrasi. Penanganannya membutuhkan anggaran besar, mulai dari pembangunan penahan ombak hingga infrastruktur pendukung lainnya,” jelas Husin.

Dirinya menegaskan, abrasi yang terus terjadi tidak hanya menggerus daratan, tetapi juga berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih. Sebagai kawasan wisata unggulan, menurutnya, Pulau Derawan dan Maratua harus mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

Selain abrasi, masyarakat juga mengeluhkan minimnya jaringan telekomunikasi. Banyak titik blank spot di Maratua yang menyulitkan komunikasi, padahal daerah itu menjadi tujuan wisatawan mancanegara.

“Maratua ini destinasi kelas dunia dengan spot diving luar biasa. Tapi wisatawan juga butuh akses komunikasi yang baik. Tanpa sinyal, pariwisata tidak bisa berkembang maksimal,” ucapnya.

Di sektor transportasi, Husin menyoroti terbatasnya akses udara ke Maratua. Meski telah memiliki bandara, penerbangan reguler masih jarang dan hanya dilayani pesawat kecil.

“Kita butuh bandara yang bisa didarati pesawat besar. Subsidi transportasi laut juga penting agar perjalanan menuju pulau lebih aman dan terjangkau. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan pariwisata,” tambahnya.

Husin juga menyinggung persoalan banjir di Berau yang kerap terjadi akibat pendangkalan Sungai Kelay dan Sungai Segah. Ia berharap Pemprov Kaltim memberi perhatian serius terhadap masalah tersebut agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan.

“Dari abrasi, transportasi, jaringan komunikasi, sampai penanganan banjir, semuanya membutuhkan komitmen pemerintah. Kalau dikelola dengan baik, potensi wisata di Berau bisa benar-benar menjadi motor ekonomi daerah,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB