Harapan Besar Yenni Terhadap Program Gratispol : Tak Ada Lagi Anak Kaltim Putus Sekolah

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana (ist)

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Keberhasilan program pendidikan gratis atau yang dikenal dengan GratisPol, sangat bergantung pada perencanaan anggaran yang matang dan berkelanjutan. Hal itu ditegaskan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana.

Politisi yang akrab disapa Yenni ini menekankan pentingnya perhitungan anggaran yang cermat, mengingat potensi lonjakan jumlah peserta yang bisa saja terjadi di luar prediksi. “Jangan sampai program yang sudah baik ini justru terhenti di tengah jalan hanya karena ketidaksiapan dalam menghadapi dinamika di lapangan,” ujarnya.

“Jika hitung-hitungan anggaran yang diperlukan tidak disiapkan secara cermat, lonjakan jumlah peserta setiap tahunnya bisa membuat program kewalahan dan berisiko terhenti,” papar Yenni.

Ia mengatakan bahwa saat ini DPRD Kaltim masih menunggu rincian perhitungan anggaran GratisPol dari Pemprov Kaltim, mengingat potensi lonjakan jumlah penerima bantuan.

“Misalnya sekarang jumlah penerima bantuan 100 orang, nanti bisa saja naik jadi 300. DPRD tidak tahu pasti, tapi potensi itu sangat besar. Itu yang harus diantisipasi dari sisi anggaran,” katanya dengan penuh harap.

Yenni juga mengharapkan bahwa program GratisPol dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

“Program ini sangat ditunggu masyarakat dan saya juga menanti. Karena ini sebenarnya ditujukan untuk kalangan menengah ke bawah. Sayang kalau tidak berjalan dengan baik hanya karena perhitungan anggaran yang tidak akurat,” ucap Yenni.

Lebih lanjut kata Yenni, pihaknya akan memastikan dan memainkan peran aktif dalam mengawasi setiap tahapan implementasi program GratisPol.

“Pengawasan ini akan mencakup perencanaan awal, pengalokasian anggaran, hingga pelaksanaan program di lapangan,” ujarnya.

Yenni juga menjelaskan semangat keadilan sosial dan upaya pemberdayaan generasi muda menjadi landasan utama mengapa program ini layak untuk diperjuangkan dan disukseskan.

“Pendidikan kunci keluar dari kemiskinan. Kita harus pastikan program ini sukses agar tak ada lagi anak Kaltim putus sekolah karena biaya.” pungkas Yenni. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Damkarmatan Kukar Sarankan APAR Minimal 6 Kilogram di Rumah Warga

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:06 WIB