Hamas Soroti Presentase Tenaga Kerja Lokal Diproyek Pembangunan IKN

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Rendahnya angka persentase tenaga kerja lokal Kalimantan Timur (Kaltim) yang diterima bekerja di proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, setidaknya memiliki total 225 ribu tenaga kerja yang saat ini diterima, dan hanya 1,2 persen diantaranya yang berasal dari Kaltim. Sehingga, angka ini tergolong kecil mengingat proyek IKN berada di Kaltim.

“Ini tentu bukan angka yang ideal jika melihat betapa pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan yang ada di wilayah mereka sendiri,” jelas Hamas.

Hamas, demikian sapaan akrabanya, menganggap keterlibatan tenaga kerja lokal tidak hanya penting untuk pemerataan ekonomi, tetapi juga untuk mengurangi kesenjangan sosial di daerah. Dirinya berharap, Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian lebih pada pengalokasian tenaga kerja untuk daerah sekitar IKN.

“Harapan saya dengan pemerintahan yang baru terpilih ini, dapat lebih berkolaborasi dengan pemerintah pusat agar putera-puteri daerah Kaltim bisa bekerja di IKN,” ucapnya.

Menurutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim dinilai terampil dan siap dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur, logistik, dan sektor-sektor lainnya di IKN. Karena itu, penting melakukan koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat.

“Kami berharap Pemerintah Pusat mau melihat potensi SDM di Kaltim. Kami memiliki banyak putra-putri daerah yang kompeten dan siap mendukung pembangunan IKN,” ungkapnya.

“Dengan peningkatan kuota bagi tenaga kerja lokal, tentu manfaatnya akan lebih terasa bagi masyarakat Kaltim,” sambungnya sekaligus menutup wawancara.

(Ikhasan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru