Hadapi Lonjakan Kebutuhan Nataru, DPRD Kaltim Dorong Pasar Murah Diperluas

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti

Infonusa.co, Samarinda – Menjelang akhir tahun, dinamika harga kebutuhan pokok kembali menjadi perhatian masyarakat. Perayaan Natal dan Tahun Baru yang identik dengan meningkatnya konsumsi kerap diikuti lonjakan harga, terutama bahan pangan utama.

Situasi ini dinilai perlu diantisipasi sejak awal agar tidak menambah beban rumah tangga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. DPRD Kaltim pun meminta pemerintah daerah mengambil langkah lebih aktif untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menilai bahwa keresahan soal mahalnya bahan pokok hampir selalu berulang setiap momen Nataru. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap rutinitas semata, melainkan perlu direspons dengan kebijakan nyata.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat meningkat. Kalau tidak diantisipasi, harga bisa melonjak dan itu yang paling dirasakan warga,” ujarnya.

Damayanti mendorong agar pelaksanaan pasar murah tidak hanya bersifat simbolis atau terbatas di lokasi tertentu, tetapi diperluas ke berbagai wilayah yang benar-benar membutuhkan. Pasar murah dinilai menjadi salah satu instrumen efektif untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok. Menurutnya, kelangkaan barang sering kali bukan hanya disebabkan tingginya permintaan, tetapi juga lemahnya pengawasan yang membuka peluang penimbunan.

“Kalau distribusinya tidak diawasi dengan baik, barang bisa langka dan harga ikut naik. Ini yang harus dicegah,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memastikan ketersediaan stok serta menjaga kelancaran distribusi selama periode Nataru, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan lebih tenang tanpa dibayangi kenaikan harga.

“Yang terpenting, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa tekanan harga yang berlebihan,” pungkas Damayanti.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru