Gratispol Dimulai, Tujuh PTN di Kaltim Telah Terima Distribusi Dana, Agusriansyah Sorot PTS

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

Infonusa.co, Samarinda – Tujuh Perguruan Tinggin Negeri (PTN) di Kalimantan Timur (Kaltim) telah mendapatkan suntikan dana sebesar 44, 5 Miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov Kaltim) lewat program Gratispoll

Namun, dibalik itu Perguruan Tinggi Swasta (PTS)  justru belum terjamah oleh program Gratispol. Setelah diketahui ternyata PTS di Kaltim belum melakukan pembaharuan rekening serta belum menyelesaikan verikasi berkas yang di butuhkan.

Meski anggaran tahun ini telah disiapkan sebesar Rp. 96 miliar ke seluruh perguruan tinggi dengan alokasi Rp. 26 miliar untuk PTS, namun jika masih ada kendala maka distribusi dana belum bisa dilakukan.

Melihat hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, mengatakan sekitar 10 PTS memiliki rekening tidak aktif dan ada juga yang belum diperbarui.

“Sekitar 10 PTS rekeningnya tidak aktif atau belum diperbarui. Ini yang membuat proses lambat,” jelasnya.

Dirinya menyampaikan bahwa Gratispoll bukan hanya nama program namun juga janji politik yang harus direalisasikan. Dalam regulasi menyebutkan program ini masuk kedalam kategori bantuan keuangan pembiayaan perguruan tinggi berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Dalam Pergub, nomenklaturnya bantuan keuangan. Setiap janji politik harus masuk dulu ke dokumen perencanaan dan diperkuat dengan Pergub, baru bisa dijalankan,” ujarnya.

Agusriansyah menerangkan bahwa hambatan administrasi yang terjadi pada PTS menunjukan belum sempurnanya pengelolaan program tersebut. Dirinya menyebutkan perlunya regulasi yang kuat bukan sekedar Peratuan Gubernur (Pergub).

“Dengan besarnya anggaran, Pergub menurut saya kurang memadai. Program ini perlu Perda agar perlindungan hukumnya jelas,” ujarnya.

Agusriansyah menambahkan bantuan keuangan pendidikan yang dilakukan terhadap perguruan tinggi tidak masuk kedalam pembagian 20 persen. Menurutnya hal ini dapat menimbulkan kesalahan di dalam internal Pemprov Kaltim jika tidak dilakukan penjelasan.

Kendati sejumlah PTS masih ada yang terkendala administratif namun Agusriansyah meminta Pemprov Kaltim segera mendistribusikan dana kepada PTS yang telah memiliki kelengkapan administrasi sambil mencari jalan terbaik pada PTS yang terkendala.

“Jangan sampai mahasiswa PTS dirugikan hanya karena persoalan administrasi kampusnya,” tutupnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru