Geram Terhadap Lambatnya Distribusi BBM Oleh Pertamina, Sigit Sampaikan Kritikannya

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo, menyuarakan kekecewaannya terhadap kelambatan distribusi BBM yang belakangan melumpuhkan aktivitas di Balikpapan.

Menurutnya, warga tidak ingin tahu soal alasan teknis dan yang mereka butuhkan hanyalah akses yang lancar terhadap kebutuhan dasar seperti bahan bakar.

“Pokoknya itu harus dibereskan betul-betul. Namanya daerah pengolah, Balikpapan kan pengolah, penghasil dari daerah-daerah sekitarnya,” tegas Sigit.

Sigit menambahkan, sebagai kota yang menjadi pusat pengolahan minyak untuk Kalimantan dan bahkan untuk sejumlah daerah di luar pulau, sangat tidak masuk akal jika Balikpapan justru ikut terdampak kelangkaan.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan persoalan serius dalam tata kelola distribusi energi yang perlu segera dibenahi secara menyeluruh. “Di jakarta  aman aman saja tidak ada Kelangkaan, itu kan yang kita supply kesana,” jelasnya.

Dirinya meminta Pertamina untuk menambah kuota BBM di Kalimantan Timur karena seiring pertambahan penduduk yang datang dari luar pulau.

“Kuota itu di tambah karna banyak plat plat luar yang masuk ke kaltim jangan hanya berkutat pada jumlah penduduk pemakainya lo ini bukan orang kaltim aja,” tegasnya.

Legislator Kaltim asal Balikpapan ini mengatakan bahwa Kalimantan Timur sebagai daerah industri ekstraktif.

Berikut versi kalimat penutup yang lebih naratif dan kuat secara emosional:

Di tempat yang sama, Sigit juga menekankan agar Pertamina tidak lagi mengulangi kesalahan seperti kasus Pertamax oplosan dengan sekadar melempar tanggung jawab kepada SPBU maupun masyarakat.

“Betul-betul dikoordinasikan, jangan mempersulit rakyat,” tekannya.

Sigit pun mengungkapkan kekecewaannya karena hingga kini belum ada koordinasi dari pihak Pertamina terkait krisis BBM yang melanda Balikpapan. Rasa geramnya tak bisa disembunyikan, di tengah harapan yang tak kunjung ditepati seperti janji program bengkel gratis, justru kini masyarakat kembali dibebani masalah baru.

Bagi Sigit, ketidakhadiran solusi nyata tak hanya menambah deretan kekecewaan, tapi juga menunjukkan betapa jauhnya suara rakyat dari telinga mereka yang seharusnya mendengar.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru