Generasi Muda Kaltim Diminta Siap Hadapi Tantangan Digitalisasi

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono. (ist)

Anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono. (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Generasi muda Kalimantan Timur (Kaltim) diingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di era digitalisasi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menegaskan, perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa peluang, tetapi juga tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan yang matang.

“Pengaruh industri digital akan berdampak pada semua bidang, termasuk industri kreatif dan perekonomian. Perkembangan teknologi ini dapat mendukung berbagai jenis usaha baru yang mampu meningkatkan perekonomian, asalkan generasi muda siap memanfaatkannya,” ujar Sapto.

Dirinya menekankan pentingnya pembekalan diri bagi generasi muda agar tidak tertinggal di tengah kemajuan teknologi. “Kita tidak boleh tertinggal. Pemuda harus membekali diri dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sapto juga berharap agar para dosen di Kaltim dapat memberikan pendidikan yang lebih aplikatif kepada mahasiswa.

“Pengetahuan yang diberikan jangan hanya teoritis, tetapi juga harus membahas tantangan yang akan dihadapi mahasiswa setelah lulus. Tantangan pasca-kuliah sangat berat, sehingga mahasiswa wajib mempersiapkan diri sejak dini,” katanya.

Selain itu, Sapto mengingatkan agar Indonesia tidak tertinggal dari negara maju seperti Cina, Rusia, dan Jepang dalam memanfaatkan teknologi digital. Dirinya mendorong generasi muda untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing, termasuk Mandarin, agar dapat bersaing di pasar global.

“Di era globalisasi ini, banyak produk dan tenaga kerja asing masuk ke Indonesia. Kita harus belajar lebih banyak, tidak hanya bahasa Inggris, tetapi juga bahasa lainnya seperti Mandarin. Dengan begitu, kita dapat bersaing dan tidak kalah dari tenaga asing,” jelasnya.

Dengan pesan ini, generasi muda Kaltim diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang siap bersaing di era digitalisasi global.

(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru