Fraksi PKS Tekankan Pentingnya Pendidikan Bernuansa Religius dalam Sistem Pendidikan Kaltim

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Infonusa.co, Samarinda – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Timur menyoroti pentingnya penguatan pendidikan berbasis nilai keagamaan di daerah. Pandangan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kaltim sekaligus juru bicara Fraksi PKS, Agusriansyah Ridwan, saat Rapat Paripurna ke-25, Senin (21/7/2025).

Menurut Agusriansyah, arah pembangunan pendidikan di Kaltim harus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki landasan iman dan takwa yang kuat.

“Pendidikan kita jangan hanya menghasilkan anak-anak cerdas secara intelektual, tapi juga berkarakter, beriman, dan bertakwa sebagaimana amanat konstitusi,” tegasnya.

Ia menyebutkan, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan strategi yang menyeluruh, termasuk penyusunan kurikulum yang memadukan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai spiritual. Pendidikan non-formal, menurutnya, juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.

“Integrasi nilai agama harus masuk dalam kurikulum maupun kegiatan non-formal agar pembinaan karakter bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain itu, Agusriansyah menekankan pentingnya keberpihakan terhadap daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menilai masih banyak sekolah di wilayah 3T yang kekurangan fasilitas, tenaga pendidik, maupun perhatian kebijakan.

“Pendidikan di 3T harus jadi prioritas. Dari kualitas guru, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga sarana prasarana perlu ditingkatkan agar anak-anak di sana tidak tertinggal,” ungkap legislator asal Dapil Bontang, Kutim, dan Berau itu.

Ia menambahkan, pembenahan pendidikan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kebijakan agar setiap anak di Kaltim memperoleh hak pendidikan yang layak.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah di Kaltim yang terabaikan, baik dari sisi akses maupun kualitas pendidikan,” tandasnya.

Fraksi PKS berharap gagasan ini dapat menjadi pijakan dalam memperkuat sistem pendidikan Kaltim yang lebih inklusif, religius, serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB