Fraksi PDI-P DPRD Samarinda Beri Kritik saat Rapur, Minta Kejelasan Proyek Multiyears 

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Istimewa)

Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi. (Istimewa)

Infonusa.co, Samarinda – Pada pelaksaan Rapat Paripuran (Rapur) yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, menyajikan beberapa pembahasan. Namun kali ini, perhatian tertuju pada Fraksi PDI- Perjuangan.

Diketahui, Fraksi PDI- Perjuangan memberikan masukan pada pelaksaan rapur tersebut, dimana dalam rapat itu membahas terakait pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024, terutama pada proyek Multiyears Contract (MYC) yang belum memiliki kejelasan berupa pembangunan Terowongan Samarinda.

Salah satu anggota dewan dari Fraksi PDI- Perjuangan, Iswandi menyebut bahwa penyampaian dari fraksi bukanlah sebuah konfrontasi namun sebagai upaya legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasannya.

“Kami merasa ini bukan bentuk penyerangan yang disampaikan, tetapi sebagai bagian dalam upaya memajukan kota Samarinda. Kami hanya menjalankan fungsi sebagai legislator. Dan ini kan forum resmi, ya memang tempatnya,” jelasnya.

Salah satu perhatian serius yang muncul adalah peristiwa longsor yang sempat terjadi di area masuk sebelah kanan Terowongan Samarinda, tepatnya di kawasan Jalan Sultan Alimuddin.

Kendati demikian, Iswandi menyerukan pentingnya dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proyek yang dikerjakan secara multiyears. Menurutnya, hal ini krusial untuk menjamin pelaksanaan proyek dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Meski demikian, Iswandi mengkritisi cara Wali Kota Samarinda menanggapi sikap fraksi dalam rapat paripurna.

“Kita semua bisa dengar langsung bagaimana nada dan isi respons dari wali kota. Padahal, maksud kami tak lain untuk memastikan arah pembangunan tetap berada di jalur yang tepat,” ucapnya.

Dirinya juga menyoroti sikap beberapa fraksi lain yang dinilai terlalu berhati-hati dalam menyampaikan sikap politiknya.

“Kami tetap memilih berdiri di posisi sebagai pengawas. Ini bukan soal keberanian atau tidak, tapi menyangkut integritas kami sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa semua masukan dari fraksi, termasuk dari PDI Perjuangan, adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika demokrasi.

Orang nomor satu Kota Tepian itu, menegaskan bahwa setiap saran dan kritik dari dewan akan dijadikan pijakan dalam menyempurnakan perencanaan maupun evaluasi kebijakan.

“Kami merespons secara terbuka agar perkembangan berbagai proyek, termasuk terowongan, bisa dipahami secara utuh oleh seluruh fraksi. Tidak ada yang kami sembunyikan,” jelasnya.

Andi Harun juga menambahkan bahwa hubungan antara pihak eksekutif dan legislatif semestinya dibangun atas dasar saling mendukung.

“Kritik seharusnya tidak menjadi alasan untuk berkonflik, justru itu adalah bagian dari usaha bersama dalam memajukan pembangunan kota,” tutupnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru