Fraksi Demokrat Sampaikan Pandangan Akhir Terkait Persetujuan APBD TA 2024

- Jurnalis

Selasa, 24 Oktober 2023 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Demokrat, Sri Puji Astuti (Dok.DPRD SAMARINDA)

Sekretaris Fraksi Demokrat, Sri Puji Astuti (Dok.DPRD SAMARINDA)

Infonusa.co, SAMARINDA – Beberapa waktu lalu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun memiliki target untuk mencapai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024 sekitaf Rp5 triliun dengan tenggat waktu hingga Desember 2023.

Nyatanya, sebelum waktu yang telah ditargetkan kini APBD TA 2024 telah menembus hingga di angka Rp 5,1 triliun.

Hal ini dibuktikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda masa persidangan III 2023 tentang persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kota Samarinda TA 2024 pada Selasa (24/10/2023).

“APBD sudah mencapai angka Rp 5,1 triliun,” ujar Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

Dalam kesempatan kali ini pun, seluruh fraksi di DPRD Samarinda satu persatu menyampaikan pendapat akhir. Salah satunya disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Demokrat, Sri Puji Astuti.

Puji yang juga merupakan Ketua Komisi IV DPRD Samarinda itu pun menyampaikan harapan fraksinya kepada Pemkot Samarinda untuk memperhatikan sejumlah persoalan di masyarakat, khususnya pada satuan pendidikan yang ada di Kota Tepian.

Yang mana, ia meminta Pemkot Samarinda lebih mengawasi kebijakan pelaksanaan PPDB yang setiap tahun yang selalu bermasalah.

Kemudian pengadaan dan penjualan buku, kebijakan tentang pakaian sekolah dan penarikan iuran yang memberatkan orangtua murid, peningkatan sarana dan prasarana utilitas sekolah dalam rangka menyiapkan sekolah yang ramah anak.

Tak hanya itu, ia juga meminta Pemkot Samarinda menggelar program orang tua asuh bagi siswa dari keluarga rentan miskin, miskin dan miskin ekstrem.

Selanjutnya ia mendorong Pemkot Samarinda memberikan subsidi bagi siswa yang bersekolah di sekolah swasta, memberi pelatihan bagi guru-guru pendamping siswa disabilitas di sekolah inklusi.

Puji juga menekankan bahwa Pemkot Samarinda dapat meningkatkan nilai BOSDA bagi 135 ribu siswa yang tersebar di 803 sekolah.

Kendati demikian, ia menilai hal ini dapat menjadi acuan pihak eksekutif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat menuju Kota Samarinda sebagai Kota pusat peradaban.

“Fraksi Partai Demokrat mengharapkan Pemkot Samarinda meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tutupnya. (MR/ADV/DPRD SMD)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru