Fokus Ketahanan Pangan, Kaltim Belum Punya Perusda Pertanian

- Jurnalis

Rabu, 1 Maret 2023 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun sebut bahwa untuk fokus hadapi ketahanan pangan, Kalimantan Timur belum memiliki Perusahaan Daerah (Perusda) yang bergerak di sektor pertanian di Benua Etam.

 

Menurut Samsun, sejauh ini Perusda yang ada di Kaltim hanya bergerak pada sektor energi, perkebunan dan tambang, namun belum ada satu pun Perusda yang bergerak di sektor pertanian.

“Padahal di pertanian belum ada pesaing atau kompetitornya. Artinya peluang bisnis itu ada karena tidak adanya persaingan. Namun, kenyataannya sektor pertanian masih belum terlalu diperhatikan oleh mereka,” ujarnya.

Samsun merasa yakin jika sektor pertanian digarap serius, maka potensi bisnisnya cukup menguntungkan mengingat akan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Benua Etam dibarengi dengan pindahnya jutaan penduduk yang sudah pasti meningkatkan permintaan kebutuhan pangan.

Terlebih lagi, Kaltim memiliki wilayah yang bisa dikelola untuk lahan pertanian dengan cakupan luas untuk menggarap sektor pertanian. Apabila hal ini terjadi tidak hanya sebatas konsep atau jargon semata, maka ketahanan pangan Kaltim, termasuk untuk wilayah IKN akan terjaga.

Misal ada Perusda yang tertarik atau ada Perusda baru yang dibentuk, kata Samsun, pihaknya siap berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor pertanian di Kaltim. Bahkan dia juga menyatakan siap mengawal anggaran untuk penyertaan modal pada Perusda tersebut.

“Kita harus buat inovasi yang baru, kalau hanya begini saja maka kita tidak akan siap bertarung mengisi ketahanan pangan di daerah sendiri,” ungkapnnya saat diwawancarai awak media, Rabu (1/3/2023).

Saat ini Pemprov Kaltim belum konsen terhadap masalah pertanian di Kaltim. Hal itu tergambar dari sedikitnya anggaran yang dialokasikan untuk sektor pertanian yang hanya sebesar 6,8 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim tahun 2023 yang sebesar Rp 17,2 triliun.

“Sayangnya sudah alokasi yang tidak terlalu besar, terus itu terbagi lagi untuk perkebunan dan lain-lain, sehingga anggaran untuk pertanian ini masih dirasa masih sangat kurang. Kami tentu harap pemerintah bisa serius dalam mendukung sektor pertanian dengan anggaran yang cukup,” tandas Samsun. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB