Fokus Anggaran Diminta Lebih Realistis, DPRD Kaltim Usul Evaluasi Rencana Kolam Renang Internasional

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal yang diperkirakan semakin ketat pada tahun anggaran 2026, rencana pembangunan kolam renang berstandar internasional di Kalimantan Timur mulai menuai sorotan dari DPRD. Sejumlah pihak menilai pemerintah daerah perlu lebih berhati-hati dalam menetapkan prioritas pembangunan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, meminta Pemprov Kaltim meninjau kembali rencana yang digagas Gubernur Rudy Mas’ud tersebut, terutama dengan mempertimbangkan penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

“Kondisi keuangan ke depan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Maka setiap rencana pembangunan harus dikaji dengan sangat cermat,” ujarnya.

Ia menegaskan, proyek kolam renang internasional yang direncanakan dibangun di kawasan Hotel Atlet, Kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda, memang memiliki nilai strategis bagi pembinaan atlet renang dan pengembangan olahraga daerah. Namun, menurutnya, manfaat tersebut harus diimbangi dengan kesiapan fiskal yang realistis.

Dengan proyeksi APBD Kaltim 2026 yang diperkirakan hanya berada di kisaran Rp15,15 triliun, Salehuddin menilai pemerintah perlu bersikap selektif dalam mengalokasikan anggaran pembangunan. Ia menyarankan agar Pemprov lebih dulu mempertimbangkan opsi revitalisasi fasilitas olahraga yang sudah ada.

“Kolam renang di GOR Segiri atau kawasan Palaran bisa dioptimalkan lebih dahulu. Tidak selalu harus membangun dari nol,” jelasnya.

Meski menyampaikan catatan kritis, Salehuddin menegaskan DPRD tidak menutup pintu terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia menyatakan dukungan tetap diberikan sepanjang kajian teknis, perencanaan anggaran, dan dampak ekonominya benar-benar matang dan terukur.

“Kalau memang dinyatakan layak dan manfaatnya luas, tentu kita dukung. Tapi harus jelas kontribusinya, bukan hanya untuk prestasi olahraga, tapi juga bagi masyarakat dan pendapatan daerah,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB