Firnadi Desak Edukasi Publik Usai Terungkap Kasus Beras Oplosan di Balikpapan

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan.

Infonusa.co, Balikpapan — Penemuan beras oplosan di Kota Balikpapan menjadi sorotan serta menunjukkan lemahnya perlindungan konsumen di Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan pengawasan pasar, tetapi juga aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ciri-ciri beras yang tidak layak dikonsumsi.

“Kasus ini ibarat peredaran uang palsu. Kalau masyarakat tidak tahu cara membedakan, mereka akan terus dirugikan. Edukasi publik harus dilakukan sejak dini,” tegas Firnadi.

Ia menilai, masyarakat sering baru menyadari perbedaan setelah beras dikonsumsi. Padahal, perubahan kualitas bisa saja halus dan tidak langsung terlihat, misalnya pada tekstur atau rasa. Menurutnya, tanpa pengetahuan yang memadai, konsumen akan kesulitan mendeteksi praktik kecurangan tersebut.

Selain soal beras oplosan, Firnadi juga menyoroti praktik nakal lain yang sering ditemui, seperti timbangan tidak sesuai. “Banyak kasus di mana konsumen membeli 10 kilogram, tetapi sampai di rumah hanya 9 kilogram. Itu jelas merugikan,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk menyusun program penyuluhan rutin mengenai keamanan pangan, khususnya beras, agar masyarakat bisa lebih waspada.

“Jika beras sampai tercampur bahan berbahaya seperti plastik, ini bukan lagi sekadar masalah ekonomi, tapi sudah mengancam kesehatan,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru