Ekti Imanuel Menunjukan Dukungannya Terhadap Sekolah Rakyat di Kaltim

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel.

Infonusa.co, Samarinda – Ketimpangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah pedalaman serta perbatasan di Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi persoalan mendasar yang belum terselesaikan.

Sehingga hal itu memicu sorotan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Ekti Imanuel, yang menilai kondisi tersebut memerlukan perhatian dan solusi nyata dari pemerintah.

Ekti menaruh harapan pada program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial. Menurutnya, program ini memiliki potensi untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu.

Namun, Ekti juga mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi program sangat bergantung pada kesiapan daerah yang hingga kini belum merata di seluruh Kaltim

“Baru Samarinda yang siap. Daerah-daerah lain, khususnya yang masuk kategori 3T seperti Mahulu dan Kubar, masih perlu banyak pembenahan,” ungkapmya

Ekti menilai, pembangunan pendidikan di wilayah 3T membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam hal distribusi tenaga pendidik. Ia mendorong agar guru-guru yang ditempatkan di daerah terpencil berasal dari putra daerah sendiri, bukan dari luar.

“Guru lokal cenderung lebih paham kondisi wilayah dan punya komitmen jangka panjang. Kalau dari luar, kadang hanya bertahan sebentar karena tidak tahan dengan keterbatasan,” jelasnya tegas.

Dalam pandangannya, Ekti juga melih perosalan yang sama pada sektor kesehatan, di mana tenaga medis yang dikirim ke pelosok sering kali tidak betah dan akhirnya meninggalkan tugas sebelum waktunya. Hal serupa, kata Ekti, bisa terjadi pada sektor pendidikan jika strategi penempatan guru tidak dirancang dengan matang.

Ekti menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa hanya fokus pada daerah kota. Pemerintah daerah, menurutnya, harus aktif menjemput program pusat dan menyesuaikannya dengan kebutuhan lokal.

“Kalau tidak diantisipasi, yang terjadi hanya penumpukan program di kota, sementara daerah pedalaman tetap terpinggirkan,” ihwalnya.

Dengan demikian, DPRD Kaltim siap berkomitmen mengawal program Sekolah Rakyat agar tidak hanya menjadi simbolisasi, tetapi benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga miskin di pelosok Kalimantan Timur.  (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB