Dukung UMKM, Laila Fatihah Gelar Sosraperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Minggu, 5 November 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah (foto:infonusa.co/ho)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah (foto:infonusa.co/ho)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kecamatan Samarinda Seberang. Acara ini dihadiri oleh puluhan konstituen yang
menunjukkan antusiasme yang tinggi, Mingggu (05/11/2023).

Dalam kesempatan itu,

Laila Fatihah yang merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengakui adanya sejumlah permasalahan yang menghambat perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menyoroti kendala-kendala seperti urusan administrasi, program sertifikasi halal, serta persaingan dengan toko-toko modern.

“Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku UMKM. Selain itu, pemerintah ke depannya juga berencana untuk lebih melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan. Misalnya, saat melakukan acara welcome dinner, akan disuguhkan minuman atau makanan khas Samarinda untuk meningkatkan produk lokal,” ungkap Laila.

Dalam upayanya untuk mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh UMKM, Laila Fatihah juga menekankan pentingnya peran pemerintah untuk mendukung sektor ekonomi kreatif. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM, memudahkan dalam proses administrasi, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Diharapkan, dengan adanya Raperda tentang Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kecamatan Samarinda Seberang ini, UMKM dapat terbantu dalam mengatasi hambatan-hambatan yang selama ini menghambat perkembangannya serta membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah tersebut.(ADV/DPRDSMD)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB