DPRD PPU Tekankan Pendidikan Sebagai Program Prioritas, Dorong Perbaikan Sarana dan Prasarana

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Masalah pendidikan menjadi sorotan utama dalam program kerja DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Anggota DPRD PPU, Andi Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan program prioritas yang harus segera ditangani dengan serius oleh pemerintah daerah, terutama dalam hal perbaikan sarana dan prasarana serta peningkatan sumber daya manusia.

Ia berharap agar Dinas Pendidikan PPU mampu memanfaatkan anggaran pendidikan dengan lebih efektif, mengingat alokasi sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sudah tersedia.

“Masalah pendidikan ini memang merupakan program prioritas,” tegas Andi. Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas di PPU.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Dinas Pendidikan harus memastikan bahwa semua kebutuhan pendidikan terpenuhi, baik dari sisi fasilitas, tenaga pengajar, hingga ketersediaan sarana pendukung lainnya.

Semua ini, lanjut Andi, akan berpengaruh pada kualitas pendidikan yang diterima oleh anak-anak di PPU. Andi menjelaskan bahwa salah satu masalah mendesak yang harus diatasi adalah kekurangan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai sekolah.

Ia menyoroti bahwa banyak sekolah di PPU yang masih mengalami kekurangan fasilitas, seperti ruang kelas yang memadai, laboratorium, serta akses ke bahan-bahan pembelajaran yang relevan.

“Kekurangan seperti masalah sarana dan prasarana, guru, dan sebagainya harus didata terlebih dahulu, lalu diprioritaskan dalam pengadaan, mengingat alokasi anggaran pendidikan yang sudah jelas, yakni 20 persen,” jelasnya.

Selain sarana fisik, masalah kekurangan guru juga menjadi perhatian serius bagi DPRD PPU. Menurut Andi, kekurangan tenaga pengajar yang berkualitas akan menghambat proses belajar mengajar, sehingga perlu ada upaya untuk merekrut lebih banyak guru yang berkompeten.

Hal ini tidak hanya terbatas pada jumlah, tetapi juga pada kualitas pengajaran yang diberikan. Ia berharap Dinas Pendidikan segera melakukan pemetaan terhadap kebutuhan guru di berbagai wilayah di PPU agar pengadaan tenaga pengajar dapat dilakukan secara tepat sasaran. ADV/IB

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru