DPRD Kaltim Terima Aduan Kades Swarga Barat Soal Banjir Karena Lubang Oasca Tambang di Kubar

- Jurnalis

Senin, 5 Juni 2023 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menerima aduan dari Kepala Desa (Kades) Swarga Bara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengenai adanya pencemaran lingkungan berupa banjir dari lubang pasca tambang milik salah satu perusahaan ternama di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Pencemaran lingkungan tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan pada bangunan SDN 003 Dusun Kabo, Desa Swarga Bara. Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin menerangjan, dampak banjir yang menerjang fasilitas pendidikan itu menyebabkan sejumlah perabotan hingga sarana infrastruktur milik sekolah jadi rusak, seperti pagar beton sepanjang 45 meter, pagar besi yang hanyut, perabotan elektronik dan buku juga ikut rusak.

Menerima aduan itu, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan investigasi untuk memastikan kerusakan fasilitas sekolah memang diakibatkan oleh lubang pasca tambang yang dimiliki perusahaan tersebut serta melakukan koordinasi lebih lanjut.

“Koordinasi yang kita lakukan, apakah perusahaan mengetahui kejadian ini atau tidak? ” kata M. Udin saat diwawancarai awak mediq, Senin (5/6/2023).

Sementara itu Anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutim, Berau yang lain Agiel Suwarno menduga aduan masyarakat tersebut ditindak lanjuti  oleh pemerintah daerah setempat, bahkan oleh pihak perusahaan, sehingga masyarakat memilih untuk mengadu ke DPRD Kaltim.

“Mungkin masyarakat sudah mengadu dengan Pemkab dan perusahaan, namun tidak dihiraukan, makanya mereka mengadu ke kami,” tutupnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah
Dukung Program Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Buat Aturan Jelas
Fasilitas Sport Hub Segiri Belum Buka karena Ada Proyek Tambahan, DPRD Minta PUPR Cepat Selesaikan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan

Berita Terbaru