DPRD Kaltim Soroti Silpa Rp2,59 Triliun pada APBD 2024, Minta Evaluasi Serius Pemprov

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Banggar DPRD Kaltim, Damayanti.

Anggota Banggar DPRD Kaltim, Damayanti.

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-27 di Gedung B, Senin (28/07/2025), dengan agenda utama persetujuan Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Damayanti, menegaskan bahwa pihaknya mencatat sejumlah evaluasi penting terhadap pelaksanaan APBD tahun lalu. Salah satu perhatian utama adalah munculnya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) yang mencapai Rp2,59 triliun akibat lemahnya realisasi sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Silpa ini menjadi catatan serius. Jangan sampai berarti ada hak masyarakat yang tertahan karena program tidak berjalan maksimal,” ujarnya.

Damayanti menekankan bahwa catatan Banggar akan dijadikan pedoman dalam penyusunan anggaran 2026, agar penggunaan anggaran benar-benar efektif, efisien, dan memberi manfaat nyata bagi publik.

“Catatan ini menjadi pegangan kita bersama, supaya ke depan penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah provinsi yang berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta melakukan efisiensi belanja. Menurutnya, hal itu merupakan sisi positif dari pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau Silpa hadir karena efisiensi anggaran atau kenaikan PAD, itu patut diapresiasi. Tetapi kalau muncul karena program tidak terlaksana, itu yang harus dikritisi,” tegasnya.

Damayanti berharap evaluasi yang telah disampaikan Banggar dapat mendorong pemerintah provinsi menekan angka Silpa di masa mendatang.

“Mudah-mudahan dari catatan yang sudah disampaikan ini bisa jadi koreksi bersama, agar persoalan seperti ini tidak berulang,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB