DPRD Kaltim Soroti Keterlambatan Proyek Infrastruktur, PUPR Diminta Bertindak Tegas

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Infonusa.co, Samarinda -Deretan proyek infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan, kali ini karena keterlambatan penyelesaiannya. Dari instalasi pengolahan air di kawasan SPAM Indominco, rehabilitasi Lapangan Vorvo di Samarinda, hingga pembangunan fasilitas kesehatan seperti RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo dan RSUD AWS—semuanya belum rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.

Situasi ini menuai perhatian serius dari Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. Ia mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim agar lebih disiplin dalam mengawal progres pembangunan. Keterlambatan bukan hanya soal target yang meleset, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan merugikan masyarakat luas.

Kini, harapan tertuju pada langkah evaluasi yang tegas agar proyek-proyek tersebut bisa segera diselesaikan dan memberi manfaat nyata bagi warga Kaltim.

“Proyek-proyek ini sudah melampaui tenggat yang ditentukan dalam kontrak antara penyedia dan pelaksana. Maka dari itu, harus segera diselesaikan,” ucap Reza dengan tegas.

Komisi III DPRD Kaltim terus melakukan pemantauan terhadap berbagai proyek, baik yang dimulai pada tahun 2024 maupun program yang akan berjalan di tahun 2025.

“Hingga saat ini, kami turun langsung ke lapangan untuk mengawasi progres pembangunan. Fokus utama kami adalah proyek-proyek yang mengalami kendala atau keterlambatan,” paparnya.

Reza menekankan bahwa Dinas PUPR harus segera merespons keterlambatan ini, mengingat proyek-proyek tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat Kaltim.

Terkait sanksi bagi kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, Reza menyatakan bahwa hal itu menjadi ranah Dinas PUPR. Namun, ia berharap proyek strategis yang telah direncanakan dapat dirampungkan sesuai jadwal.

“Kami ingin memastikan program strategis tetap berjalan dan tidak dihapus. Skala prioritas harus diperhatikan agar pembangunan lebih merata dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya penuh harap.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru