DPRD Kaltim Sebut Pemerintah Hibahkan 13 Hektare Tanah untuk Pembangunan Gedung Guru

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Ekti Imanuel (InfoNusa.co/ARF/HO)

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Ekti Imanuel (InfoNusa.co/ARF/HO)

Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terima usulan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tentang pembangunan gedung guru. Hal ini dinilai sebagai langkah awal PGRI hadir dan berkontribusi nyata bagi Kaltim.

Hal tersebut dituturkan Ketua Umum BP PGRI, Unifah Rosyidi, PGRI memiliki cita-cita besar untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas di Kalimantan Timur.

“Bukan hanya menginginkan gedung guru, kami juga ingin berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kalim,” tutur Unifah, Jumat (10/3/2023).

Dalam kesempatan yang sama, kata Unifah, pihaknya sudah melakukan penelusuran sejauh apa komitmen Pemprov Kaltim terhadap kemajuan pendidikan, tenaga honorer dan guru-guru di Benua Etam.

“Kami harap, tahun depan gedung guru dan ekosistem pendidikannya sudah ada,” katanya.

Menanggapi hal ini, Isran Noor, Gubernur Kaltim, menyampaikan bahwa dirinya siap membantu pembangunan gedung guru dengan berkolaborasi bersama Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Saya akan bantu sebisanya, untuk gedung guru. Nanti saya akan minta Otorita IKN untuk memberikan areal bagi guru-guru. Semoga saya tidak lupa,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daeyah (DPRD) Kaltim, Seno Aji membeberkan, pemerintah sebenarnya sudah memberikan tanah di Desa Jonggon, tepatnya di dekat Sekolah Polisi Negara (SPN), Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Tanah tersebut seluas 13 hektare untuk dihibahkan,” beber Seno Aji saat dimintai keterangan.

DPRD Kaltim pun akan melakukan pemeriksaan terhadap lahan di sekitarnya. Semisal, ada tanah yang nantinya bisa dihibahkan oleh perusahaan tambang, akan coba diupayakan agar pembangunan gedung guru bisa lebih luas.

“Untuk tanah biasanya ada hibah dari perusahaan. Akan tetapi, untuk proses pembangunannya itu menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Red.) Kaltim. Saat ini, belum ada bangunan sama sekali di lahan tersebut,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kaltim itu menjelaskan, rencana pembangunan gedung guru akan dilakukan secara bertahap. Namun ia berharap, bisa dilakukan dalam rentang waktu yang cepat.

“Pelan-pelan akan dicoba bangun prototype gedung inti guru dulu. Semoga tahun depan, saat ini masih didiskusikan dulu,” jelas Seno Aji.

Ditanya soal dalam perencanaan pembangunan gedung guru ini apakah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dari Pemerintah Pusat. Pihaknya menjelaskan sejauh ini masih belum tahu.

“Nanti dilihat dulu, kalau memang ada dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian terkait dan bisa digunakan untuk pembangunan gedung guru, kita akan gunakan,” tandasnya (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar
Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga
Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru
SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:16 WIB

SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Berita Terbaru