DPRD Kaltim Pastikan Alokasi Pendidikan Tetap Prioritas Meski Tekanan Fiskal Meningkat

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK.

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak boleh terdampak oleh kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi tekanan. Legislator menilai, pendidikan harus tetap ditempatkan sebagai agenda utama dalam setiap kebijakan anggaran pemerintah daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK, menyampaikan bahwa belanja pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga tidak seharusnya dijadikan objek penghematan anggaran.

Ia mengingatkan bahwa ketentuan alokasi minimal 20 persen anggaran untuk pendidikan telah diatur secara tegas dalam kebijakan penganggaran daerah dan wajib dipenuhi tanpa pengecualian.

“Porsi pendidikan harus tetap menjadi prioritas dalam APBD. Ini bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang sudah disepakati bersama,” kata Makmur.

Menurutnya, angka 20 persen tersebut bukan hanya angka administratif, tetapi mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun generasi masa depan. Oleh sebab itu, DPRD secara konsisten melakukan pengawasan ketat terhadap pemenuhannya saat proses pembahasan anggaran berlangsung.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan program pendidikan yang selaras dengan kemampuan fiskal daerah. Perencanaan yang tidak realistis, kata dia, berpotensi menghambat pelaksanaan kegiatan di tengah jalan.

“Perencanaan harus disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia. Jangan sampai program dibuat terlalu besar tetapi tidak bisa direalisasikan,” tegasnya.

Makmur menambahkan bahwa kegiatan pendidikan yang belum dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran dapat dilaksanakan secara bertahap, selama pemerintah tetap konsisten terhadap target dan komitmen yang telah ditetapkan.

Di akhir keterangannya, ia mengingatkan bahwa masyarakat kini semakin kritis dalam mengawasi kebijakan publik. Oleh karena itu, setiap keputusan anggaran harus dijalankan secara tepat dan akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah publik. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru