DPRD Kaltim Nilai Pertanian Kukar Kian Strategis, Infrastruktur Jadi PR yang Belum Tuntas

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Infonusa.co, Samarinda – Kabupaten Kutai Kartanegara semakin dipandang sebagai salah satu penopang utama sektor pangan di Kalimantan Timur. Seiring berkembangnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), peran daerah ini dinilai kian strategis dalam menjaga ketahanan pangan regional.

Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kukar, Muhammad Samsun, mengatakan bahwa kemajuan sektor pertanian di Kukar tidak hanya berdampak pada kesejahteraan petani, tetapi juga berpotensi memenuhi kebutuhan pangan yang lebih luas, termasuk untuk IKN di masa mendatang.

“Kalau sektor pertanian dikelola secara optimal, Kukar bisa menjadi pemasok pangan penting, bukan hanya untuk daerah sendiri tetapi juga untuk IKN,” ujarnya.

Menurut Samsun, perkembangan pertanian di Kukar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan arah yang cukup positif. Namun demikian, ia menilai masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan, terutama terkait ketersediaan dan kualitas infrastruktur pendukung bagi petani.

Ia berharap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kukar ke depan dapat menempatkan sektor pertanian sebagai agenda prioritas pembangunan daerah. Potensi besar yang dimiliki Kukar, kata dia, membutuhkan kebijakan yang lebih berani dan terarah.

“Kukar punya modal kuat sebagai lumbung pangan. Yang dibutuhkan sekarang adalah terobosan, bukan sekadar melanjutkan rutinitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, Samsun menekankan bahwa berbagai capaian yang telah diraih perlu diperkuat dengan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kebutuhan petani di lapangan. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, produktivitas pertanian sulit tumbuh secara berkelanjutan.

“Arah kebijakannya sudah ada, tinggal dipercepat. Infrastruktur pertanian harus menjadi fokus agar sektor ini benar-benar kokoh,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru