DPRD Kaltim Minta Peran Daerah Diperluas dalam Aktivitas STS di Perairan Berau

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menilai aktivitas Ship to Ship (STS) di wilayah perairan Muara Berau dan sekitarnya belum memberikan manfaat optimal bagi daerah. Padahal, kegiatan tersebut berlangsung intensif dan memiliki potensi ekonomi yang besar.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan bahwa selama ini pengelolaan STS masih didominasi oleh kebijakan pemerintah pusat. Kondisi tersebut dinilai membuat daerah kurang memiliki ruang untuk ikut terlibat secara langsung dalam pengelolaan maupun pemanfaatan ekonomi dari aktivitas tersebut.

Menurut Hasanuddin, sudah saatnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) membuka peluang keterlibatan Perusahaan Daerah (Perusda) agar daerah tidak hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

“Kalau ada celah aturan yang memungkinkan, tentu Perusda harus diberi kesempatan. Jangan sampai potensi besar di perairan kita justru tidak memberi manfaat nyata bagi masyarakat daerah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelibatan Perusda tidak semata-mata bertujuan mengejar pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga untuk memperkuat posisi daerah dalam pengelolaan sumber daya strategis, khususnya di sektor kelautan dan alur sungai.

Hasanuddin menyebut kawasan Muara Berau dan Muara Jawa sebagai contoh wilayah dengan aktivitas bongkar muat yang padat, namun kontribusinya terhadap ekonomi daerah masih belum sebanding dengan skala kegiatannya.

DPRD Kaltim, lanjutnya, akan mendorong pemerintah provinsi agar lebih aktif mengambil peran dalam sektor-sektor yang selama ini belum tergarap maksimal oleh daerah. Perusda dinilai dapat menjadi instrumen penting untuk memastikan tata kelola berjalan lebih transparan dan memberi dampak berkelanjutan.

“Potensinya besar. Kalau dikelola bersama dengan skema yang jelas, sektor ini bisa menjadi salah satu penopang pembangunan daerah,” pungkas Hasanuddin.

DPRD Kaltim memastikan akan terus mengawal pembahasan lintas instansi agar pengelolaan STS ke depan tidak lagi sepenuhnya terpusat, melainkan juga memberi ruang bagi kepentingan daerah. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB